SuaraJakarta.id - Ketua DPW PSI DKI Jakarta Michael Victor menanggapi pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mengaku tidak sempat meninjau lokasi sirkuit Formula E di kawasan Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, karena sibuk.
Menurut Michael, Anies memang tidak mau menjelaskan rinci soal persiapan ajang balap mobil listrik itu. Ia pun membandingkan Anies yang kerap kali melakukan kunjungan dan berfoto di Warung Tegal (Warteg).
Dalam beberapa momen, Anies memang melalui akun Instagram-nya mengunjungi sejumlah rumah makan sederhana itu.
Menurut Michael, kunjungan memeriksa sirkuit Formula E sangatlah penting. Masyarakat disebutnya memerlukan Anies menjelaskan langsung bagaimana mempersiapkan trek di lokasi bekas kubangan lumpur dalam waktu hanya tiga bulan.
"Kami paham Pak Anies sangat sibuk, tapi kami berharap Pak Anies juga turun ke lapangan untuk mengecek sirkuit Formula E, bisa menjelaskan kepada publik lokasi tepatnya bagaimana, di mana persiapannya seperti apa. Padahal ke warteg sempat," ujar Michael saat dihubungi, Jumat (21/1/2022).
Pada Selasa (4/1/2022) Anies membagikan momen di Instagram-nya mengunjungi Warteg Peong di Pademangan. Kunjungan ini merupakan yang kedua kalinya setelah dilakukan pada 2017 lalu ketika kampanye.
Anies juga pernah mengunjungi warteg di Matraman pada 14 Oktober 2021. Bahkan Anies juga memberikan seorang bayi nama atas permintaan orangtua si bayi saat itu.
Michael mengaku ragu pembuatan sirkuit Formula E bisa diselesaikan dalam waktu empat bulan dari sekarang. Apalagi kondisinya sampai saat ini terlihat belum ada pengerjaan apapun.
"Harapan kami Pak Anies juga meninjau lapangan untuk benar-benar bisa tahu dan menjelaskan kepada publik apakah memungkinkan dalam empat bulan dari suatu tanah kubangan lumpur itu kita bisa menyulap menjadi sirkuit kelas dunia untuk Formula E. Karena Sirkuit Mandalika saja dibangunnya dua tahun," pungkasnya.
Baca Juga: Anies Baswedan: Insya Allah JIS Lebih Baik dari Old Trafford Kandang Manchester United
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bicara banyak soal polemik Formula E hingga menanggapi soal ramainya pengritik dalam tayangan podcast di kanal YouTube Total Politik. Ia bahkan menyebut para pengritik itu waktunya begitu longgar.
Anies menyebut, banyak pihak yang berimajinasi atau berspekulasi terkait Formula E terlalu jauh. Padahal, Formula E sendiri masih belum rampung persiapannya.
Akhirnya, pengritik itu disebut Anies malah marah sendiri dengan spekulasinya. Ia mengaku heran dengan adanya pihak seperti ini.
"Jadi spekulasi itu. Malah justru saya yang bilang, enggak lah. Kadang-kadang imajinasi lawan imajinasi gitu dan ada juga yang marah sama imajinasinya sendiri gitu," ujar Anies dalam tayangan berjudul 'Anies Baswedan Menjawab Giring Soal Formula E', Jumat (21/1/2022).
Ungkapan Anies itu diduga menyindir Ketua Umum PSI Giring Ganesha. Giring sempat membuat video mengenai kunjungannya ke lokasi sirkuit Formula E di kawasan Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara.
Giring saat itu menyebut lokasi Formula E terlalu mentah karena belum terlihat ada persiapan apapun. Bahkan, kakinya sempat terperosok ke lumpur di lokasi itu dan ia juga melihat ada kambing berkeliaran.
Memang, Anies tidak menyebutkan nama pengritik itu adalah Giring secara gamblang. Namun, ia mengulangi apa yang disampaikan Giring.
"Ada yang datang ke Formula E, dibilang masih proses, masih ilalang, ada kambing keliaran, dan ini sangat mepet dan mengada-ada itu imajinasi atau realita?" kata Anies.
Ia pun mengaku kasihan dengan pengkritik itu. Mantan Mendikbud itu membandingkan dirinya yang tidak akan melakukan spekulasi tak perlu karena sedang sibuk bekerja.
"Ya, kasihan juga waktunya longgar betul, sehingga kalau kita-kita yang agak sibuk ini gak cukup waktunya untuk keliling-keliling gak perlu. Saya gak usah komentar dah yang itu," pungkas Anies Baswedan.
Tag
Berita Terkait
-
Formula E Dinilai Terlalu Dipaksakan, Anies: Kami Hanya Menjalankan Perda
-
Menohok! Anies Akhirnya Komentari Giring Terjeblos Lumpur di Lokasi Formula E: Kasihan...
-
Sumur Resapan Anies Gagal Total Atasi Banjir, Legislator DKI Kenneth: Ratusan Miliar Uang Rakyat Terbuang
-
Anggota DPRD DKI Jakarta F-PDIP: Program Banjir Gubernur Anies Baswedan Gagal Total
-
Anies Klaim Atasi Banjir dengan Kerja Senyap, PDIP: Memang Tak Ada Kerjanya
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Jakarta Rabu, 25 Februari 2026: Lengkap Waktu Sahur hingga Magrib
-
Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftar Sebelum Kuota Habis
-
Jadwal Buka Puasa Hari Ini Selasa, 24 Februari 2026 di Jakarta dan Sekitarnya
-
Rebut Tahta: OOKLA Speed Test Nobatkan XL Ultra 5G+ Sebagai Jaringan Tercepat di Indonesia!
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 24 Februari 2026: Catat Waktu Sahur, Subuh & Buka Puasa