SuaraJakarta.id - Penurunan satu harga minyak goreng menjadi Rp 14 ribu per liter di retail berdampak buruk bagi pedagang pasar. Minyak mereka tak laku lantaran masih dijual dengan harga tinggi.
Salah satu pedagang di Pasar Modern Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Lilis Hernawati (53) mengeluhkan soal penurunan harga minyak goreng satu harga di retail itu.
Dia sempat merasa ketakutan penurunan harga minyak goreng di retail akan membuat minyak yang dijual dengan harga tinggi tak laku.
"Sebenarnya kita sudah ketakutan, karena turunnya setengah harga. Nah satu hari setelah harga turun, minyak saya enggak ada yang beli satu liter pun," kata Lilis ditemui, Senin (24/1/2022).
Lilis mengaku, tetap menjual minyak goreng kemasan dengan harga lama yakni Rp 20 ribu per liter atau Rp 40 ribu untuk dua liter.
Dia bersikukuh tak menurunkan harga minyak goreng lantaran bakal merugi.
"Waktu itu kita belinya Rp 38 ribu dua liter, di jual Rp 40 ribu ya untungnya cuma Rp 2 ribu. Kalau dijual setengah harga, ya rugi banyak," ungkapnya.
Akibat tetap menahan harga minyak goreng itu, Lilis mengaku sempat mendapat ancaman dari orang yang tak dikenal, bahwa akan dilaporkan ke pemerintah karena menjual minyak goreng dengan harga mahal.
"Waktu itu ada bapak-bapak yang nanya harga dan mengancam bakal ngelaporin ke pemerintah. Ya saya tantangin aja, silakan laporkan, orang saya enggak dapat subsidi dari pemerintah," paparnya.
Baca Juga: Operasi Minyak Goreng Murah di Banyuwangi Sepi Pembeli
Di tengah harga minyak goreng yang tidak jelas itu, Lilis bahkan menolak tawaran dari distributor yang mengirim minyak ke lapaknya.
"Saya enggak mau ambil risiko lah, kalau saya ambil tiba-tiba harganya turun tapi saya harus bayar dengan harga saat mahal, ya enggak mau dong," bebernya.
Lilis yang lapak dagangannya pernah didatangi para pejabat saat sidak pasar, mulai dari presiden, menteri hingga Wali Kota Tangsel, berharap ada operasi pasar yang dilakukan pemerintah untuk menekan harga minyak goreng.
"Inginnya tuh ada operasi pasar untuk menurunkan harga minyak lagi normal dua liter Rp 25 ribu. Pembeli enggak ngomel, pedagang juga enak menjualnya," pungkasnya.
Kontributor : Wivy Hikmatullah
Berita Terkait
-
Sedia Minyak Goreng Rp14 Ribu per Liter, Pasar Murah di Banyuwangi Diserbu Warga
-
Bulog Nusa Tenggara Timur Jual Minyak Goreng Harga Rp14 Ribu Per Liter
-
Omicron di Tangsel Naik Jadi 14 Kasus, 1 Orang Meninggal, Dinkes: Jangan Panik, Saling Menjaga
-
Harga Minyak Goreng dan Telur di Simeulue Melambung Tinggi
-
Jual Minyak Goreng Murah Syaratnya Belanja Rp50 Ribu, Pusat Perbelanjaan Ditegur
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa
-
IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event
-
5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran
-
JK Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Mantan PM Jepang Yasuo Fukuda
-
Menginap dan Nikmati Lebih Banyak: ibis Jakarta Raden Saleh Hadirkan Stay Longer, Enjoy More"