SuaraJakarta.id - Pemprov DKI Jakarta mencatat jumlah temuan varian Omicron dari transmisi lokal kini mendekati temuan kasus impor atau penularan yang dibawa oleh pelaku perjalanan luar negeri (PPLN).
"Ini sudah mendekati, tadinya didominasi kasus impor," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria pada peluncuran manajemen inkubasi talent Pengurus Mahasiswa Islam Indonesia DKI di Jakarta, Jumat (28/1/2022).
Berdasarkan data Dinas Kesehatan DKI Jakarta hingga Jumat (28/1/2022) kasus Omicron mencapai 2.525 kasus yakni kasus impor (PPLN) mencapai 1.373 kasus atau 54,4 persen dan kasus transmisi lokal (non-PPLN) mencapai 1.152 kasus atau 45,6 persen.
Data tersebut berbeda jauh dibandingkan Selasa (25/1) yang komposisinya masih didominasi PPLN mencapai 1.166 kasus atau 68,7 persen dan transmisi lokal 531 kasus atau 31,3 persen.
Sedangkan kasus positif COVID-19 harian per Jumat (28/1) mencapai 424 dari PPLN atau 9,3 persen dan sebanyak 4.134 kasus oleh non PPLN atau 90,7 persen.
Dinkes DKI Jakarta mencatat kasus positif aktif baik yang dirawat dan diisolasi mencapai 1.769 kasus dari PPLN atau 8,8 persen dan 18.341 kasus dari non PPLN atau 91,2 persen.
Dengan mencermati lonjakan kasus omicron itu, Pemprov DKI Jakarta meminta warga untuk tetap menerapkan protokol kesehatan di antaranya memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, mengurangi mobilitas hingga mengurangi kerumunan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
FIFGROUP Salurkan 1.200 Paket Sembako bagi Masyarakat Terdampak Gempa NTT
-
PT Bukit Muria Jaya Dukung Keberlanjutan Lingkungan Melalui Pembangunan PLTS
-
BRI Group Perkuat Daya Saing Global dengan Enam Penghargaan di 2026
-
BUMD DKI Jakarta Salurkan Bantuan Rp5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT
-
Bishop Joshua Tewuh Pimpin PEMKRIS, Perkuat Persatuan Tokoh Kristen