SuaraJakarta.id - Pengurus Vihara Dharma Bhakti di Glodok, Jakarta Barat, tengah bersiap untuk menyambut jemaat yang akan sembahyang dalam perayaan Imlek 2022.
Ketua Pengurus Vihara Dharma Bhakti, Shirley Wijaya mengatakan, persiapan yang dilakukan dalam menyambut imlek antara lain membersihkan patung dan aksesoris lain yang berada di dalam vihara.
"Persiapan kita sudah lakukan beberapa hari yang lalu seperti bersih-bersih, bersihin patung, bersihin aksesoris untuk menyambut Imlek," katanya di Glodok, Taman Sari, Sabtu (29/1/2022).
Shirley mengatakan, Vihara Dharma Bhakti hanya memperbolehkan jemaat melakukan sembahyang pada siang hari.
Vihara ditutup pada malam har mengingat saat ini masih di tengah pandemi COVID-19.
"Jadi pada hari Imlek, hari Selasa, para umat datang bersembahyang, semua langsung pulang tidak ada yang boleh berkerumun di area vihara," jelasnya.
Kemudian, untuk kapasitas umat dibatasi menjadi 50 sampai 60 orang dari total kapasitas yang mencapai 200 orang.
Hal ini berarti hanya sekitar 30 persen umat yang dapat bersembahyang dalam satu waktu.
"Di atas tempat sembahyang kita, cuma boleh sekitar 50 sampai 60 orang," jelasnya.
Shirley mengatakan, pihaknya akan menerapkan prokes ketat dalam perayaan Imlek kali ini.
Hal ini agar penyebaran virus COVID-19 tidak semakin tinggi.
"Kita di sini datang harus cek suhu, cuci tangan, pakai masker, dan menjaga jarak," pungkasnya.
Kontributor : Faqih Fathurrahman
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari
-
Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling
-
Selama Ini Disangka Hiasan, Ternyata Ini Makna Warna Ondel-Ondel yang Sesungguhnya
-
5 Sepatu Lari yang Tetap Keren Dipakai Ngantor di Sudirman, Nyaman Seharian Tanpa Ganti Sepatu
-
Tiga Tuntutan Besar LTJ: Dari Desakan Keluar BOP Hingga Reformasi Total Pendidikan