SuaraJakarta.id - Pendistribusian minyak goreng untuk para pedagang pasar belum cukup merata. Syawal (55), yang merupakan salah satu pedagang di Pasar Slipi Jakarta Barat mengeluhkan lantaran ketidakmerataan ini.
Meski pemerintah menyeragamkan harga minyak goreng pada Januari kemarin, namun ia sebagai pedagang hanya mendapatkan stok yang sedikit.
"Ya kalau saya sih kalau emang benar-benar diturunkan bagus ya. Tapi faktanya kan saya juga baru ini ya, saya baru dapat harga yang 2 liter yang untuk jual Rp 28 ribu itu baru masuk itu satu dus," ujar Syawal saat dihubungi, Rabu (2/2/2022).
Syawal terpaksa menjual melebihi harga eceran tertinggi karena stok minyak goreng dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah melalui Kementerian Perdagangan tidak tersedia.
Membeli dari agen dengan harga minyak goreng yang lebih tinggi, menurut Syawal, merupakan solusi untuk menjaga stok barang di warung klontong miliknya.
"Alasannya ya saya daripada kosong kan ya, ya saya sediain stoknya. Jangan sampai putus (stok) ya untuk langganan tukang bubur atau apa ya," ungkap Syawal.
Syawal tidak keberatan jika harga minyak goreng dalam kemasan turun harga menjadi Rp 14 ribu per liter.
Menurutnya, meski harga minyak goreng rendah atau tinggi, ia tetap mendapat keuntungan yang sama yakni sebesar Rp 2 ribu per kemasan.
"Misal jual Rp 40 ribu untung Rp 2 ribu, jual yang Rp 28 ribu juga untungnya segitu-segitu juga. Jadi modal lebih kecil keuntungan juga sama," pungkas Syawal.
Baca Juga: Protes Kebijakan Minyak Satu Harga, Pedagang Pasar Wage Purwokerto: Kita Jualan Cari Untung!
Kontributor : Faqih Fathurrahman
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
Terkini
-
Cek Fakta: Benarkah Megawati Sebut Guru Honorer Sampah Negara? Ini Fakta Sebenarnya
-
6 Fakta Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Gerbong Rusak Parah
-
Saat Dompet Menipis, 7 Warteg di Jakarta Pusat Ini Jadi Tempat Pulang Banyak Orang
-
Lantik PNS dan Pejabat Fungsional, Dhito Tegaskan Larangan Penyalahgunaan Wewenang
-
Rahasia Pendidikan Kelas Dunia di BSD City, Siap Hadapi Indonesia Emas 2045?