SuaraJakarta.id - Pusing mengatur keuangan bagi Anda yang berstatus sebagai karyawan dengan gaji tetap setiap bulan? Begini cara mengatur keuangan agar Anda dapat mengelola keuangan sekaligus menabung.
Analisis dari Expert Market mengatakan bahwa waktu yang dibutuhkan para karyawan untuk memiliki kekayaan seperti miliarder berbeda-beda di setiap negara. Misalnya, di Inggris perlu waktu hingga 348.063 tahun bagi pegawai biasa untuk mampu memiliki kekayaan yang sama dengan para miliarder!
Di Brasil, pegawai bergaji rata-rata 1,95 poundsterling per jam, harus mau bekerja selama lima juta tahun untuk mendapatkan kekayaan hingga 19 miliar poundsterling! Harv Eker adalah seorang pengusaha yang merintis bisnis dari titik terendah. Dia berhasil mengumpulkan jutaan dolar AS dalam waktu 2,5 tahun saja.
Rahasianya, berani mengubah kebiasaan diri! Dari yang tadinya menikmati penghasilan pasti, menjadi seseorang yang terus mencari meski dalam ketidakpastian.
Baca Juga: Ini Alasan Mengapa Harus Mempelajari Rumus "Nilai Waktu Uang" Saat Menabung
Dalam bukunya Secrets of the Millionaire Mind karangan T. Harv Eker, Anda tidak bisa kaya dengan harapan yang rendah. “Jika tujuan Anda sekedar untuk bertahan hidup, itulah yang Anda dapat, tidak lebih sepeser pun.”
Kebanyakan orang ingin menjaga kekayaannya, sedangkan orang-orang kaya memutarkan uangnya supaya lebih kaya. “Tujuan orang kaya adalah memiliki kekayaan besar dan kelimpahan. Bukan hanya uang, tetapi banyak uang,” papar Eker.
Kekayaan ditujukan untuk orang yang punya setumpuk duit bernilai ratusan juta saja. Kekayaan juga bisa dicapai oleh orang dengan gaji pas-pasan. Caranya gimana? Caranya adalah dengan menyesuaikan pengeluaran dari pendapatan.
Perlu ditanamkan baik-baik prinsip ini, Anda tak akan pernah bisa menjadi kaya jika pengeluaran lebih besar dari pendapatan yang dimiliki. Nah, salah satu jalan yang bisa ditempuh untuk jadi kaya ialah dengan menabung, merencanakan keuangan dan melek terhadap finansial.
Ketiga hal tersebut juga sangat penting untuk kehidupan kamu ke depannya. Lalu, muncul pertanyaan bagaimana caranya mengelola keuangan dan menabung sedangkan gaji saja pas-pasan?
Baca Juga: 6 Pelajaran Berharga yang Bisa Kita Dapatkan saat Tidak Punya Uang
Pada prinsipnya, menabung bisa dilakukan oleh siapa saja. Lagi-lagi, asalkan niatnya.
1. Utamakan membuat anggaran belanja
Sebelum menggunakan uang untuk hal-hal yang kurang perlu, alangkah lebih bijak Anda anggaran belanja dulu. Anggaran ini berisi daftar kebutuhanmu setiap bulan. Bukan hanya kebutuhan pokok, tetapi juga kebutuhan sekunder dan tersier.
Misalnya saja belanja, perawatan kendaraan, seperti ganti oli dan servis, hingga bayar gym bulanan. Dalam hal ini, Anda harus mampu mengalokasikan gaji per kebutuhan. Tujuannya agar biaya real atau aslinya tidak melebihi bujet yang Anda anggarkan.
2. Sesuaikan kebutuhan untuk menekan pengeluaran
Membagi-bagi uang dari total gaji untuk pengeluaran adalah bagian paling penting. Ini akan mencegah membengkaknya pengeluaranmu selama sebulan penuh. Berfungsi juga sebagai kontrol Anda ketika mengeluarkan uang. Misalnya, pendapatan per bulan Anda Rp 5 juta, saat mendapatkan itu, Anda harus menyisihkan terlebih dahulu untuk bayar kosan, menabung, dan kebutuhan sehari-hari. Terapkan juga cara ini, seberapa besar pun gaji usahakan pengeluaran tetap.
Misalnya, pengeluaran bulanan Anda adalah Rp 2.500.000 sementara gaji bulanan adalah Rp 5.000.000 serta tabungan Rp 1.500.000, maka ketika gaji naik Rp 6.000.000 maka yang bertambah adalah besaran tabungan Anda, bukan pengeluaran Anda.
3. Beli barang yang lebih rendah dari kemampuan
Jika ada suatu barang yang menurut Anda menarik dan Anda butuhkan, usahakan mencari harga yang lebih rendah dari kemampuanmu. Anda bisa memanfaatkan diskon atau promo-promo tertentu untuk cara ini. Selain itu, beli barang yang lebih rendah dari kemampuanmu bisa berguna untuk usaha sampingan dan meminimalisasi sikap konsumtif.
4. Hitung pengeluaran dan sisa gaji
Lakukan perhitungan pengeluaran dan sisa gaji secara rutin agar Anda punya batasan. Dengan begini, Anda juga jadi tahu berapa total pengeluaran per bulannya dan berapa total gaji yang masih tersisa di dompet.
5. Rajin membaca literasi keuangan
Sering-seringlah untuk Anda membaca atau belajar mengenai hal-hal yang terkait dengan keuangan atau finansial. Salah satu situs belajar mengatur keuangan yang bisa Anda jadikan referensi yaitu aturpundi.com. Di sana Anda akan mendapatkan banyak wawasan dan informasi terkait keuangan dan investasi.
Semoga artikel ini membantu memberikan wawasan Anda untuk mulai belajar mengatur keuangan supaya lebih tertata.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Syok, Bapak 11 Anak dengan Hidup Pas-pasan Tolak KB: Kan Nggak Mesti Begitu
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Review Pabrik Gula: Upgrade KKN di Desa Penari yang Melebihi Ekspektasi
Pilihan
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Yaman, Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
Terkini
-
Dermaga Baru PIK: Gerbang Wisata Mewah ke Kepulauan Seribu, Ancol Terancam?
-
Pramono Mau Bikin Layanan Transjabodetabek, Pengamat: 60 Persen Warga Bakal Gunakan Angkutan Umum
-
Omzet UMKM di Jakarta Justru Menurun Jelang Lebaran, Ini Penyebabnya
-
Termasuk Pedagang Taman, Rano Karno Targetkan 500 Ribu Lapangan Kerja Baru di Jakarta
-
Rano Karno Sebut 6 Taman di Jakarta Bakal Buka 24 Jam, Ini Daftarnya