SuaraJakarta.id - Organizing Committee atau Ketua Pelaksana Formula E, Ahmad Sahroni mengatakan, pembangunan sirkuit Formula E di kawasan Ancol, Jakarta Utara, ditargetnya selesai dalam 54 hari.
Hal itu disampaikn Sahroni dalam jumpa pers Site Visit Formula E 2022 di kawasan Ancol, Rabu (23/2/2022).
"Semoga dalam siaran yang ditentukan, ditetapkan oleh kontrak kerjasama dengan penyelenggara kontraktor (PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama) 54 hari, mudah-mudahan lebih cepat," ujar Sahroni.
Wakil Ketua Komisi III DPR itu juga telah meminta penambahan pekerja kepada pihak kontraktor dalam pelaksanaan pembangunan sirkuit Formula E.
"Saya juga minta kepada kontraktor untuk pertambahan orang melaksanakan untuk pembangunan di sirkuit ini," ucap dia.
Sementara itu, Ari Wibowo selaku penanggung jawab konstruksi Sirkuit Formula E dari PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama, mengklaim progres pembangunan sirkuit Formula E hingga saat ini sudah mencapai 28,50 persen.
Ari menuturkan progres yang mencapai 28,50 persen tersebut telah melampaui target dari 19,69 persen per 22 Februari 2022.
"Sekarang rencananya kita progres per harinya adalah 19,69 persen. Kita saat ini mencapai 28,50 persen," ujar Ari.
Adapun waktu pelaksanaan yakni 54 hari yakni dari tanggal 3 Februari sampai 28 Maret 2022.
Baca Juga: Punya Waktu 54 Hari, Progres Sirkuit Formula E Jakarta Sudah Capai 28,5 Persen
"Pembangunan Sirkuit Formula E kita punya masa pelaksanaan 54 hari, bayangkan teman-teman, 54 hari dengan cuaca seperti ini," ucap Ari.
Tak hanya itu, Ari memaparkan panjang lintasan Sirkuit Formula E yakni 2.400 meter dengan jumlah tikungan 18. Sedangkan panjang track lurus sepanjang 527 meter.
"Jadi ini yang disampaikan sangat menantang. Kemudian kita punya trek lurus yang di depan kita ini adalah trek lurus hampir 527 meter ini nanti yang akan menjadi kekuatan paling tinggi ditrek," kata Ari.
Ari menjelaskan bahwa sumber dana pembangunan proyek Sirkuit Formula E di Ancol berasal dari PT Jakarta Propertindo (Perseroda) tahun anggaran 2022.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
Terkini
-
Mengapa Jakarta Masih Berpotensi Hujan Saat Musim Kemarau? BMKG Jelaskan Penyebabnya
-
7 Sepatu Lari Daily Trainer Paling Awet: Tetap Nyaman Meski Sudah Menempuh Ribuan Kilometer
-
Pajak Motor Mati 5 Tahun di Jakarta? Segini yang Bisa Dihemat Selama Pemutihan 2026
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?