Namun, dengan adanya penemuan arca kedua, diperkirakan arca tersebut merupakan arca penjaga candi, yakni Mahakala dan Nandiswara.
"Dua temuan arca ini sangat menarik, yang kemungkinan merupakan arca penjaga candi, yaitu Mahalaka dan Nandiswara. Nandiswara, sebelumnya saya duga itu adalah Agastya, karena ditemukan di sisi selatan," katanya.
Temukan Dua Arca
Namun, dalam proses ekskavasi tahap kedua Situs Srigading juga ditemukan arca lain yang berada tidak jauh dari dinding bangunan di sisi timur.
Sehingga, kesimpulan sementara, dua arca tersebut merupakan Mahakala dan Nandiswara.
"Tapi kemungkinan arca Nandiswara itu jatuh agak jauh dan menjadi pemikiran bahwa jatuhnya arca ini berbarengan dengan reruntuhan yang menandakan tubuh bangunan itu agak tinggi," katanya.
Aliran Hindu Siwaistis
Secara fungsi, lanjutnya, dikarenakan candi tersebut menghadap ke arah timur, maka bisa disimpulkan bahwa bangunan tersebut merupakan tempat peribadatan yang beraliran Hindu Siwaistis. Hal itu diperkuat dengan ditemukannya yoni dan lingga.
"Secara fungsi, candi ini karena menghadap ke timur, memang untuk bangunan suci atau bangunan peribadatan yang beraliran Hindu Siwaistis," ujarnya.
Proses ekskavasi tahap kedua dilakukan BPCB Jawa Timur pada 21-26 Februari 2022. Kurang lebih 25 orang, termasuk masyarakat sekitar, dikerahkan dalam proses ekskavasi untuk membuka sisi timur dari bangunan itu.
Saat ini, bagian sisi timur bangunan tersebut telah terbuka dan menunjukkan adanya tangga atau pintu masuk dari candi itu yang merupakan salah satu poin penting untuk mengetahui orientasi bangunan yang diperkirakan masih terkait dengan prasasti Linggasutan.
Situs Srigading, yang disebut Cegumuk oleh warga sekitar, ditemukan sekitar tahun 1985. Yoni dan sejumlah arca ditemukan di gundukan tersebut. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Salah Satu Bupati di Jambi Diduga Palsukan Akta Perusahaan Saat Jadi Notaris
-
Sambut World Ocean Day, Novotel Greater Jakarta Menggelar Ciliwung River Education & Cleanup
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Liburan Sekolah Lebih Ceria bersama SBEC Juniors
-
FIFGROUP Raih Penghargaan CSR Nasional Berkat Program Berkelanjutan dan Berdampak
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi