Meski begitu, dirinya tetap merasakan sedih ketika melihat duka para keluarga dari jenazah Covid-19 yang dimakamkan. Pasalnya, jangankan untuk melihat wajah terakhir jenazah, mendoakannya saja harus berjarak.
"Kalau khawatir saat ini sudah nggak ada, sudah biasa. Tapi sedih kadang, kasihan, kadang kita melihat enggak tega juga sama keluarganya," ungkapnya.
Kini, Teguh bersyukur, lantaran jumlah jenazah Covid-19 yang dimakamkan di TPU Jombang berkurang. Meski Februari 2022 sempat meningkat lagi, tapi setidaknya tak separah pertengahan 2021 silam.
"Alhamdulillah saat ini sudah menurun lagi. Kita juga ada waktu buat istirahat. Apalagi sekarang jamnya dibatasi hanya sampai jam 9 malam. Jadi ada waktu buat istirahat dan waktu buat keluarga di rumah," pungkasnya.
Kontributor : Wivy Hikmatullah
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Mas Dhito Kembali Salurkan 216 Bantuan Pertanian Bagi Petani Guna Dukung Peningkatan Produksi
-
Teknologi AI Wearable Makin Berkembang, Rokid Hadir di DTI-CX 2026
-
5 Penyebab Masih Takut Speaking Meski Sudah Lama Belajar
-
NHM Teguhkan Komitmen Good Mining Practices melalui Binwas Terpadu ESDM
-
BRIvolution Reignite Percepat Transformasi dan Perkokoh Kontribusi Danantara untuk Ekonomi Nasional