SuaraJakarta.id - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengklaim pencapaian vaksinasi booster di DKI Jakarta tercatat tertinggi dibanding provinsi lain se-Indonesia.
"Sejauh ini Jakarta provinsi yang paling banyak menyumbang vaksinasi booster," kata Wagub Riza, Selasa (15/3/2022).
Meski begitu, pihaknya akan terus menggalakkan vaksinasi booster. Termasuk bagi warga lanjut usia.
"Pasti kami akan terus proaktif. Tidak cuma Pemprov tapi didukung TNI-Polri dan pihak swasta seperti juga pihak lain. Ini menjadi kebutuhan kita bersama apalagi diberikan secara gratis," ucapnya.
Berdasarkan data Pemprov DKI Jakarta, capaian vaksinasi booster di DKI Jakrta mencapai 1,64 juta hingga Senin kemarin.
Untuk vaksinasi dosis pertama mencapai 12,4 juta atau 123,3 persen dari target 10 juta orang dan vaksinasi dosis kedua mencapai 10,4 juta atau 103,9 persen.
Sedangkan capaian vaksinasi booster secara nasional berdasarkan data Satgas Covid-19 mencapai 14,6 juta per Senin kemarin.
Sementara itu, vaksinasi booster terus digencarkan untuk menghadapi varian Covid-19 di Jakarta.
Khusus bagi penerima jenis Moderna pada vaksin pertama dan kedua, kini bisa mendapatkan booster dengan cara mendaftar melalui aplikasi JaKi di beberapa lokasi di Jakarta.
Baca Juga: Parade MotoGP, Wagub DKI: Mudah-mudahan Bisa Tingkatkan Pariwisata Jakarta dan Indonesia
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Widyastuti menjelaskan untuk penerima vaksin primer Moderna, hanya bisa dibooster dengan Moderna.
"Vaksinasi booster merupakan hal penting sebagai upaya pengembalian imunitas tubuh dan proteksi klinis yang menurun, serta untuk meningkatkan perlindungan bagi tubuh dengan kondisi pandemi yang masih ada seperti saat ini," katanya.
Untuk itu, masyarakat diimbau segera vaksinasi dosis ketiga minimal tiga bulan jarak dari dosis kedua.
Rumah sakit dan tempat umum yang kini melayani booster vaksinasi bagi penerima Moderna untuk dosis satu dan dua yaitu:
1. RSKD Duren Sawit
Setiap hari kerja jam 08.00-13.00 (200 kuota JaKi per hari)
2. RSUD Tarakan
Setiap hari kerja jam 08.00-13.00 (200 kuota JaKi per hari)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi
-
Spesifikasi dan Harga AirPods 4 Terbaru Evolusi TWS Open-Ear Terbaik Apple
-
Gemakan Menuju Indonesia Bangkrut, Mahasiswa Gelar Aksi di Bundaran HI
-
Pemuda Bayar Motor Rp12 Juta dengan Uang Palsu, Modusnya Terbongkar dalam Hitungan Menit
-
Benarkah Galon Guna Ulang Memicu Pubertas Dini? Ini Fakta Ilmiahnya