SuaraJakarta.id - Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra, Syarif melakukan peninjauan langsung ke Sirkuit Formula E di kawasan Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara. Ia bahkan mendatangi titik lokasi zona lima sirkuit yang disebut sangat lembek karena merupakan bekas buangan lumpur.
Kawasan ini sempat menjadi perbincangan karena Ketua Umum PSI Giring Ganesha pernah melakukan peninjauan ke lokasi ini sebelum pembangunan dimulai. Ia mengunggah video datang ke lokasi yang tanahnya begitu lembek.
Bahkan, kaki Giring sempat terperosok ke tanah karena lahan yang ada belum dilakukan pengerasan.
Kekinian, saat dikunjungi Syarif, Jumat (25/3/2022), semua tanah yang ada di lokasi sudah dikeraskan. Bagian sirkuit juga sepenuhnya sudah tertutupi aspal.
Syarif pun mengapresiasi kerja PT Jaya Konstruksi selaku kontraktor dan PT Jakarta Propertindo sebagai penyelenggara. Ia berharap ke depannya tidak ada lagi orang yang terperosok karena tanah yang lembek.
"Ya mudah-mudahan tidak terperosok lagi ini jalannya sudah mulus, rapi, siap digunakan dan menghibur masyarakat," ujar Syarif.
Tak hanya itu, ia bahkan berencana mengundang Giring datang langsung ke acara Formula E. Tujuannya untuk memastikan kakinya bisa terperosok lagi atau tidak.
"Iya saya undang insya Allah," tuturnya.
PT Jaya Konstruksi selaku kontraktor dan Jakpro menginformasikan padanya sejauh ini progres pengaspalan lintasan mencapai 87 persen. Diperkirakan pengerjaannya selesai pada 1 April mendatang.
Baca Juga: Pengaspalan Capai 87 Persen, Pengerjaan Seluruh Sirkuit Formula E Molor ke 1 Mei
Padahal, seharusnya untuk khusus bagian lintasannya saja rampung pada 28 Maret sesuai kontrak tender. Kemunduran ini terjadi karena terkendala cuaca dan ada peninjauan dari Formula E Operation (FEO).
Para pekerja masih melakukan pengerjaan lapisan kedua aspal sirkuit. Setelah itu, baru dilakukan pemasangan tribun, paddock dan fasilitas lainnya.
"Artinya, target itu sebelumnya tutup bulan ini, agak mundur dikit 2 sampai 3 hari karena ada review dari panitia. Sekitar awal April sudah selesai," pungkasnya.
Diketahui, lintasan ajang balap Formula E Jakarta ini memiliki total panjang 2,4 kilometer dengan lebar lintasan adalah 16 meter. Trek ini nantinya bakal mempunyai 18 tikungan, dan trek lurus sepanjang 600 meter.
Keputusan penentuan lokasi ajang balap mobil listrik ini sudah disetujui oleh Formula E Operation (FEO), dan Federasi Otomotif Internasional (FIA). Kedua belah pihak telah memeriksa langsung ke lokasi sejak bulan November lalu.
Tag
Berita Terkait
-
Ketua DPRD DKI Kembali Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Formula E Jakarta, Ungkap Soal Pinjaman Rp 180 Miliar
-
Imbau KPK Transparan, Ketua DPRD DKI Minta Anies Diperiksa Kasus Dugaan Korupsi Formula E
-
Ketua DPRD Prasetio Diperiksa KPK Lagi Terkait Formula E, Wagub DKI: Berkali-kali Juga Tak Masalah
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Recap Gaya Lari Sudirman: 7 Tren Sepatu Paling Mencuri Perhatian Bulan Ini, Stylish & Nyaman
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Worth It Dibeli Pakai Gaji Pertama Mei Ini, Murah tapi Performa Ngebut
-
Sopir Pajero Kabur Usai Tabrak Pedagang Buah di Jaktim - Tinggalkan Korban, Ini Alasannya
-
7 Sepatu Lari Lokal Terbaik Awal Mei 2026: Harga Bersahabat, Kualitas Nggak Kalah dari Brand Global
-
Belanja di Ketinggian: Inovasi Layanan Penerbangan yang Angkat Produk Lokal ke Pasar Premium