- Pengemudi mobil berinisial LPR menabrak pedagang buah di Jalan Raya Kalimalang, Jakarta Timur, hingga korban mengalami luka-luka.
- Pelaku sempat melarikan diri dari lokasi kejadian karena merasa panik dan takut menjadi sasaran amuk massa warga.
- Pihak kepolisian akhirnya berhasil mengamankan pelaku di kediamannya setelah insiden tabrak lari tersebut viral di media sosial.
SuaraJakarta.id - Seorang pengemudi mobil Pajero berinisial LPR (47) diamankan polisi setelah menabrak seorang pedagang buah di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur.
Peristiwa itu sempat viral di media sosial karena pelaku tidak berhenti di lokasi kejadian dan justru melarikan diri, meninggalkan korban yang mengalami luka.
Pihak kepolisian mengungkap alasan di balik tindakan pelaku.
Kepala Subdirektorat Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, mengatakan pelaku kabur karena panik dan takut menjadi sasaran amuk warga di lokasi kejadian. “Alasan lari karena takut dimassa,” ujarnya kepada awak media, Senin (4/5/2026).
Insiden tersebut terjadi di Jalan Raya Kalimalang, dekat Halte Agraria, saat korban yang merupakan pedagang buah tengah menyeberang sambil membawa gerobak. Benturan tidak dapat dihindari, hingga korban mengalami luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
Setelah sempat kabur, pelaku akhirnya berhasil diamankan di kediamannya di kawasan Jakarta Timur. Saat ditangkap, pelaku mengakui perbuatannya menabrak korban dan melarikan diri dari lokasi.
Kasus ini kembali menyoroti fenomena tabrak lari di jalan raya, yang kerap terjadi karena kepanikan pengemudi. Namun dalam hukum, tindakan meninggalkan korban setelah kecelakaan dapat menjadi faktor yang memberatkan.
Di media sosial, kejadian ini memicu reaksi keras dari warganet. Banyak yang menyoroti tindakan pelaku yang kabur, sementara korban yang merupakan pedagang kecil justru menjadi pihak yang paling dirugikan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa dalam kecelakaan lalu lintas, kewajiban utama pengemudi adalah memberikan pertolongan, bukan melarikan diri
Baca Juga: Tabrak Lansia Hingga Meninggal, Pengemudi Katarak Divonis 2 Tahun: Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa!
Berita Terkait
-
Tabrak Lansia Hingga Meninggal, Pengemudi Katarak Divonis 2 Tahun: Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa!
-
"Nyawa Ayahku Hanya Dihargai 1,5 Tahun" Keluarga Korban Gebrak Meja di Sidang Tabrak Lari
-
Pencuri Motor di Jaktim Ditangkap Warga, Jatuh dari Plafon dan Sempat Dikeroyok Massa
-
Polisi Masih Selidiki Personel yang Tewas Akibat Tabrak Lari di Cengkareng
-
Anak Pejabat Kemenhan Tabrak Lari Resmi Tersangka, Tapi Belum Ditahan
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
-
Jokowi Pamer Ijazah di Depan Mukanya, Roy Suryo Ketawa Ngakak
-
Relawan Jokowi Padati PN Jaktim, Joget-Joget dan Bawa Poster Sindiran untuk Roy Suryo
-
Jokowi Bantah Roy Suryo di Sidang: Di Skripsi Saya Tak Ada Tulisan 'Tesis'
Terkini
-
Tak Sekadar Membaca, Kreativitas Anak di Pesisir Jakarta Didorong Lewat Pojok Literasi
-
Perkuat Tata Kelola, Akses Layanan UMKM di Jakarta Kian Diperluas
-
Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot
-
Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Maphi Soroti Dugaan Intervensi Kasus BTS 4G
-
Dari Pilates hingga Padel Tepi Laut, Ini Cara Asyik Isi Akhir Pekan di Pesisir Jakarta