SuaraJakarta.id - Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Gerindra DKI Jakarta mencopot legislator Mohamad Taufik dari jabatan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta.
Surat Keputusan (SK) pencopotan Taufik telah disampaikan ke Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI Jakarta.
"Sudah ada suratnya, sudah saya sampaikan, nanti di fraksi ya," kata Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota, Senin (4/4/2022).
Posisi Taufik di pimpinan DPRD DKI dikabarkan akan digantikan Ketua Fraksi Gerindra, Rani Mauliani.
Pergantian posisi ini, kata Riza, merupakan hal yang biasa saja dalam sebuah organisasi seperti partai untuk penyegaran.
"Karena beliau sudah senior, jadi diganti dengan yang muda-muda," kata Riza yang juga menjabat Wakil Gubernur DKI Jakarta.
Riza menyebut bahwa Taufik telah memberikan daya, tenaga dan jasanya tak perlu diragukan lagi bagi perkembangan Partai Gerindra di Jakarta.
Taufik bisa disebut sebagai kader yang sangat berharga bagi Partai Gerindra.
"Pak Taufik ini sudah lama menjadi ketua dan jasanya sangat besar kepada Partai Gerindra di Jakarta dan menambah kursi DPRD DKI Jakarta," katanya.
Baca Juga: Riza Patria: SK Pencopotan Taufik Sebagai Pimpinan DPRD DKI Sudah di Fraksi Gerindra
Berdasarkan data perolehan kursi partai politik DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024, Gerindra memiliki 19 kursi atau berada di posisi kedua di bawah Fraksi PDI Perjuangan dengan 25 kursi dan di atas Fraksi PKS dengan 16 kursi.
Sebelumnya, Mohamad Taufik mengakui bakal dicopot dari jabatan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta. Taufik mengaku mendapat kabar itu dari Ahmad Riza Patria.
Taufik menanggapi santai diisukan akan pindah ke partai lain menyusul kabar dirinya sebentar lagi tidak akan menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta.
Taufik telah menjadi Ketua Dewan Pembina DPD Partai Gerindra DKI Jakarta sejak Oktober 2020. Sebelumnya, Taufik mengemban amanah sebagai Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, dan kini jabatan itu dipegang Ahmad Riza Patria yang juga menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta.
Taufik mampu membawa kemenangan bagi Gerindra di Jakarta. Pada ajang Pilkada DKI Jakarta tahun 2012, Partai Gerindra dan PDI Perjuangan mampu memenangkan pilkada sehingga pasangan Joko Widodo (Jokowi) dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta.
Kemudian pada Pilkada DKI 2017, pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno yang diusung Gerindra dan PKS memenangkan pilkada.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Gemakan Menuju Indonesia Bangkrut, Mahasiswa Gelar Aksi di Bundaran HI
-
Pemuda Bayar Motor Rp12 Juta dengan Uang Palsu, Modusnya Terbongkar dalam Hitungan Menit
-
Benarkah Galon Guna Ulang Memicu Pubertas Dini? Ini Fakta Ilmiahnya
-
Puluhan Rumah di Lenteng Agung Dibongkar, FMN UI Sebut Warga dan Mahasiswa Terluka
-
PMB 2026 Universitas Nusa Mandiri Gelombang 4 Dibuka! Daftar Program S1 Hingga Doktoral (S3)