SuaraJakarta.id - Sebuah video memperlihatkan warga melakukan upaya penyelamatan terhadap seorang bocah laki-laki yang disekap dan diikat ayah tiri, viral di media sosial.
Video itu diunggah akun Instagam @jabodetabek.terkini. Dalam narasinya disebutkan, peristiwa itu terjadi di Desa Ragajaya, Kecamatan Bojonggede, Bogor, Senin (5/4/2022) malam.
Warga disebutkan geger mengetahui ada peristiwa itu dan geram dengan kelakuan adanya ayah tiri yang melakukan penganiayaan terhadap bocah lelaki berusia delapan tahun di kontrakannya.
"Kasus ini sudah dalam penanganan oleh petugas setempat," tulisnya dikutip SuaraJakarta.id—grup Suara.com—Rabu (6/4/2022).
Sementara itu, dikutip dari Bogordaily.net—jejaring Suara.com—Ketua RW setempat, Syariah membenarkan adanya peristiwa penyelamatan oleh warga terhadap bocah malang tersebut.
"Menurut tetangga, kalau anaknya diikat dari pagi hari bahkan sampai disundut rokok, kena setrika, makanya warga membludak ke lokasi," ujarnya.
Di lain pihak, Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Bogor menyatakan, pelaku pernah beurusan dengan pihak kepolisian pada tahun 2019.
Komisioner KPAD Kabupaten Bogor, Andika Rachman, penyiksaan terhadap RZ sudah kerap kali dilakukan oleh ayah tirinya.
"Kejadian sudah terjadi kesekian kalinya, pelaku sudah dua kali berurusan dengan kepolisian pada 2019 yang mana bibi RZ melaporkan pelaku ke polisi atas dugaan penganiayaan, namun hal itu berakhir dengan mediasi," ungkapnya, Rabu (6/4/2022).
Baca Juga: Heboh Ayah Tiri Ikat Tangan dan Kaki Anak, saat Digerebek Warga Kondisi Anaknya Memprihatinkan
Berdasarkan pengakuan istri pelaku, lanjut Dika, usai dilaporkan ke polisi, pelaku berkelakuan baik hanya dalam kurun waktu empat bulan.
"Setelah itu kambuh lagi, mulai lagi mukul, bentak. Bukan cuma di situ, pelaku juga memukuli istrinya. Akhirnya kemarin lusa di mana warga sudah geram dan kemudian melakukan penggerebegan. Memang si anak ditemukan dalam keadaan terikat," tambahnya.
Dika menjelaskan, RZ mendapatkan perlakukan kekerasan pada sekujur tubuhnya.
"Di bagian kepala korban ada bekas luka lama juga, kita merasa miris dan kasihan melihat kondisi anak seperti itu," jelasnya.
Dilaporkan, bocah lelaki itu mendapat perlakuan keji dari ayah tiri gegara perkara kenakalan seorang anak kecil. Korban diikat kedua tangan dan kakinya bahkan terdapat luka-luka disekujur tubuh korban.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Hadapi Polusi yang Makin Kompleks, Aturan Kualitas Udara Jakarta Bakal Direvisi
-
BRI Consumer Expo 2026 Goes to PIK2: Banyak Promo Menarik untuk Pembelian Rumah dan Mobil Baru
-
Mas Dhito Kembali Salurkan 216 Bantuan Pertanian Bagi Petani Guna Dukung Peningkatan Produksi
-
Teknologi AI Wearable Makin Berkembang, Rokid Hadir di DTI-CX 2026
-
5 Penyebab Masih Takut Speaking Meski Sudah Lama Belajar