SuaraJakarta.id - Komika Marshel Widianto dimintai keterangan oleh Polda Metro Jaya lantaran menjadi salah satu pembeli konten video porno Dea OnlyFans. Marshel disebut membeli 76 konten porno Dea OnlyFans langsung dari orangnya.
Selain Marshel, Jakarta kembali dilanda banjir. Meski hanya menggenang di 13 RT, berita banjir di Jakarta menjadi sorotan masyarakat.
Berikut kami sajikan, 5 berita pilihan di Suara Jakarta dalam kurun waktu seminggu terakhir, terhitung mulai 3 April 2022 hingga 10 April 2022.
1. Marshel Widianto Ungkap Awal Perkenalan dengan Dea OnlyFans hingga Beli Konten Porno
Komika Marshel Widianto mengakui membeli konten porno dari Dea OnlyFans—tersangka kasus dugaan penyebaran konten pornografi. Ia mengaku membeli konten itu untuk membantu tersangka yang sedang terbelit masalah ekonomi.
Hal itu disampaikan Marshel usai diperiksa penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya sebagai saksi dalam kasus Dea OnlyFans, Kamis (7/4/2022).
2. Viral Detik-Detik Warga Selamatkan Bocah yang Disekap, Diseterika dan Diikat Ayah Tiri di Bojonggede
Sebuah video memperlihatkan warga melakukan upaya penyelamatan terhadap seorang bocah laki-laki yang disekap dan diikat ayah tiri, viral di media sosial.
Baca Juga: Terpopuler: Warga Gugat ke MK Minta Jabatan Anies Diperpanjang hingga Marshel Hanya sebagai Saksi
Video itu diunggah akun Instagam @jabodetabek.terkini. Dalam narasinya disebutkan, peristiwa itu terjadi di Desa Ragajaya, Kecamatan Bojonggede, Bogor, Senin (5/4/2022) malam.
3. Hujan Deras Sejak Sore, 13 RT di Jakarta Kebanjiran
Hujan deras mengguyur sejumlah wilayah di Jakarta sejak Selasa (5/4/2022) sore sampai malam hari. Imbasnya, sebanyak 13 RT di Jakarta kebanjiran.
Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Mohamad Insyaf mengatakan, 13 RT yang kebanjiran tersebar di Jakarta Barat, Timur dan Utara.
4. PWNU DKI Jakarta: Yang Perlu Diwaspadai HTI, Bukan FPI
Wakil Katib Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama DKI Jakarta, Taufik Damas menilai organisasi yang perlu diwaspadai dan bertentangan dengan ideologi Pancasila dan NKRI, yakni Hizbut Tahir Indonesia (HTI), bukan Front Pembela Islam (FPI).
Menurutnya, FPI bukanlah organisasi berbahaya. Sebab, FPI organisasi yang setia dengan NKRI.
5. Tabrak Lari Usai Seruduk Gerobak Sate hingga 2 Motor, Mobil di Pluit Berakhir Diamuk Massa
Pengemudi mobil Nissan Serena berinisial AL diamuk massa usai menabrak gerobak sate, mobil dan dua unit sepeda motor di Pluit, Jakarta Utara. Peristiwa ini terjadi pada Rabu (6/4/2022) kemarin malam.
Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Utara, AKP Edi Wibowo menuturkan, peristiwa tabrak lari ini bermula tatkala AL menabrak gerobak sate yang tengah berhenti menunggu lampu merah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
TikTokers Vanessa Tuhuteru Tersangka, Pengacara Beberkan Kronologi Dugaan Pemalsuan Identitas
-
Cek Fakta: Isu Pembubaran DPR Libatkan Gibran dan AHY, Hoaks atau Fakta?
-
5 Lip Tint Tahan Lama untuk Makan Makanan Berminyak agar Warna Tetap On
-
Cek Fakta: Benarkah Trump Janji Lepas Presiden Venezuela Jika Indonesia Bolehkan Aceh Merdeka?
-
Capai Swasembada Pangan, Mas Dhito Kembali Salurkan Bantuan Alsintan & Benih Padi