SuaraJakarta.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan tidak akan melakukan mudik Lebaran pada tahun ini.
Diketahui, Anies memiliki kampung halaman di tempat kelahirannya di Kuningan, Jawa Barat.
Namun, pada tahun ini, Anies memilih berlebaran di Jakarta.
Anies mengungkapkan, ia lebih memilih untuk 'jaga gawang' pada momen Lebaran tahun ini.
Jaga gawang yang dimaksud Anies adalah dengan tetap berada di Jakarta bekerja seperti biasa memantau kegiatan masyarakat..
"Jaga gawang saya" ujar Gubernur Anies Baswedan di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (19/4).
Mantan Mendikbud ini juga mengaku bersyukur karena kondisi pandemi Covid-19 di Jakarta sudah menurun signifikan.
Dia pun berharap kegiatan mudik lebaran bisa berlangsung aman.
"Ya kita bersyukur bahwa masyarakat bisa mendapatkan manfaatnya dan memang ini suatu hal yang ditunggu. Jadi kita apresiasi sekali," pungkas Anies.
Baca Juga: Polisi Fokus Awasi 4 Jalur Utama Mudik Lebaran di Jatim
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar