SuaraJakarta.id - Jelang masa angkutan mudik lebaran tahun 2022, Terminal Kalideres sudah memberikan vaksin booster atau ketiga kepada pemudik dan warga sekitar tempat pemberhentian bus tersebut.
Menurut Kepala Terminal Kalideres Revi Zulkarnaen, setidaknya sudah ada 336 warga yang menerima vaksin tahap ketiga (booster) di gerai vaksinasi.
"Sejauh ini sudah 336 warga yang menerima vaksin di tempat kami. Ini merupakan bentuk kerja sama dengan Puskesmas Kelurahan, Polsek Kalideres dan Polres Jakarta Barat," kata Kepala Terminal Kalideres, Revi Zulkarnaen saat ditemui Antara di Terminal Kalideres, Minggu (24/4/2022).
Ia mengemukakan, keberadaan gerai vaksin untuk memudahkan warga mendapatkan vaksin booster sebelum bepergian ke luar kota. Tujuan tersebut senada dengan peraturan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang mewajibkan warga untuk menerima vaksin "booster" sebelum melakukan perjalanan antarkota.
Kekinian, Revi mengungkapkan, jika mayoritas penumpang yang berangkat melalui Terminal Kalideres sudah menerima vaksin booster.
"Kemarin itu jumlah penumpang naik hingga 418 dan rata rata semua sudah booster," katanya.
Meski begitu, ia mengemukakan, penumpang yang belum menerima vaksin booster bisa diperbolehkan melakukan perjalanan untuk bepergian keluar kota dengan beberapa syarat. Warga yang belum menerima vaksin booster diharuskan menunjukkan surat tes antigen dengan hasil negatif Covid-19 kepada petugas terminal.
Sedangkan bagi warga yang belum menerima dosis vaksin tahap dua diharuskan menunjukkan surat tes PCR dengan status negatif Covid-19.
"Sedangkan kalau belum vaksin sama sekali karena masalah kesehatan, karena sakit atau komorbid berarti harus menyiapkan surat keterangan dari dokter dan ditambah surat keterangan PCR," ujar Revi.
Baca Juga: Melonjak Drastis Jelang Lebaran, Jumlah Penumpang di Terminal Kalideres Naik 4 Kali Lipat
Ia juga mengemukakan, warga yang akan mudik dan belum melakukan tes Covid-19, Terminal Kalideres menyediakan gerai khusus.
"Kami sediakan gerai PCR dan antigen yang bekerja sama dengan Kimia Farma, tapi ini berbayar," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Melonjak Drastis Jelang Lebaran, Jumlah Penumpang di Terminal Kalideres Naik 4 Kali Lipat
-
Wajib Dicatat! Titik Rawan Macet Saat Mudik Lebaran di Tol Jagorawi Arah Bogor
-
Waspadai Lokasi Rawan Tanah Longsor di Jalur Mudik Lebaran Ponorogo
-
Wajib Dicatat Pemudik Bekasi, Ini Nomor Telepon Penting saat Mudik Lebaran 2022
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Cek Fakta: Benarkah Trump Bilang AS Tak Butuh PBB dan Hanya Takut Tuhan?
-
Malam 27 Rajab Jangan Terlewat, Ini Doa Lengkap Arab-Latin, Waktu Baca & Tata Caranya
-
Lima Hari Tanpa Kabar dari Iran, Orang Tua WNI Hanya Bisa Berdoa Menunggu Pesan Anak
-
Pengakuan Jokowi Usai Pertemuan Tertutup dengan Tersangka Ijazah Palsu di Solo
-
Cek Fakta: Benarkah Jokowi Berharap Tak Dipenjara Jika Ijazahnya Palsu?