SuaraJakarta.id - Kemajuan teknologi informasi memberikan kemudahan dalam hal memperoleh informasi dan pengetahuan. Pengetahuan yang dimiliki seseorang menjadikan dirinya mempunyai pilihan yang beragam. Pengetahuan inilah yang mendorong kesadaran tentang pentingnya suatu hal.
Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan dari hal yang tidak terduga atau risiko, menggerakkan mereka untuk menggunakan asuransi. Apalagi setiap orang tanpa terkecuali pasti mempunyai risiko dalam kehidupan.
Pernahkah kamu mencari tahu lebih dalam apa itu asuransi syariah? Lalu apa perbedaan asuransi syariah dan asuransi konvensional?
Berdasarkan fatwa DSN MUI 21/DSN-MUI/X/2001 tentang Pedoman Umum Asuransi Syariah, pengertian asuransi syariah adalah usaha untuk saling membantu dan berbagi di antara sejumlah orang atau pihak melalui investasi dalam bentuk aset atau tabarru, yang memberikan pola pengembalian untuk menghadapi risiko tertentu menggunakan akad yang sesuai dengan syariah.
Perbedaan mendasar antara asuransi syariah dan konvensional adalah konsep pengelolaannya. Pada asuransi konvensional, konsep pengelolaan yang digunakan adalah Transfer Risk. Sedangkan pada asuransi syariah konsep pengelolaannya adalah Sharing Risk.
Transfer risk adalah pertanggungan risiko yang akan memindahkan risiko dari nasabah ke perusahaan yang bersifat penuh, artinya semua bentuk pertanggungan terhadap risiko misalnya seseorang meninggal dan biaya rumah sakit merupakan tanggung jawab perusahaan asuransi.
Sedangkan konsep pengelolaan Sharing Risk, para peserta memiliki tujuan yang sama yakni saling tolong menolong atau tabarru yang memberikan pola pengembalian untuk menghadapi risiko tertentu. Ketika salah satu peserta mengalami risiko atau kerugian, maka dana yang digunakan untuk memberikan perlindungan adalah dana tolong menolong yang dikumpulkan dari semua peserta asuransi.
Konsep tolong menolong yang digunakan pada asuransi syariah sangat sesuai dengan nilai dan tradisi masyarakat Indonesia.
Tidak hanya itu saja, menurut Agung Andrian dan Christiana sebagai Founder dari Fakta Asuransi Syariah, menjelaskan beberapa nilai tambah asuransi syariah :
1. Adanya Surplus Underwriting (selisih dari hasil pengelolaan dana Tabarru dengan dana yang digunakan untuk menolong peserta yang menghadapi risiko atau musibah) yang dibagikan setiap tahun kepada seluruh peserta. Sedangkan pada asuransi konvensional, surplus underwriting milik pihak perusahaan.
Baca Juga: Asuransi Takaful Keluarga Prioritaskan Digital Branding di Tengah Pandemi
2. Perusahaan menyediakan dana talangan, apabila dana tolong menolong (Tabarru) tidak mencukupi.
3. Pengelolaan dana pada asuransi syariah transparan, artinya sejak awal telah jelas presentasi pembagiannya.
Itulah kelebihan asuransi syariah. Ternyata, asuransi syariah tidak hanya bermanfaat untuk proteksi diri sendiri tetapi lebih jauh lagi memberikan manfaat saling tolong menolong bagi orang lain.
Apa kamu ingin menggunakan Asuransi Syariah? Supaya makin yakin, yuk langsung aja kunjungi instagram Fakta Asuransi Syariah, jujur dan tepercaya dalam membantu nasabah.
Berita Terkait
-
Produk Asuransi Jiwa Syariah Makin Banyak Diminati Masyarakat
-
Astra Life Terus Dukung Peningkatan Literasi Mengenai Asuransi Jiwa Syariah
-
Dukung Akselerasi Ekonomi Syariah, Kini Hadir Prudential Sharia Life Assurance
-
Wapres Ma'ruf Amin: Penetrasi Asuransi Syariah di Indonesia Masih Sangat Rendah
-
Astra Life Akan Fokus Mengembangkan Unit Bisnis Syariah di 2022
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Rekomendasi Tempat Libur Panjang Seru Bersama Keluarga di Jakarta
-
5 Sepatu Lari Lokal yang Paling Sering Muncul di FYP TikTok Mei 2026, Nomor 3 Paling Viral
-
Sneakers Running Retro: 5 Brand Lokal yang Bangkitkan Gaya 90-an di Tahun 2026
-
Budget Rp500 Ribuan? Ini 5 Kombinasi Sepatu Lari dan Kaus Kaki Lokal Paling Stylish
-
Sepatu Lari untuk 'Easy Run': 5 Merek yang Bikin Lari Santai Terasa Lebih Menyenangkan