SuaraJakarta.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meminta masyarakat yang ingin salat Idul Fitri di Jakarta International Stadium (JIS) hadir lebih awal. Jemaah Salat Id di JIS diminta datang sebelum pukul 06.00 WIB.
Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Marullah Matali mengatakan, kedatangan lebih awal bertujuan untuk menghindari penumpukan di jalanan menuju JIS.
"Upayakan datang lebih awal agar salat dapat dimulai tepat waktu. Disarankan sudah wudhu dari rumah untuk mengurangi antrean di tempat wudhu yang disediakan," ujar Marullah kepada wartawan, Jumat (29/4/2022).
Masyarakat diimbau membawa peralatan salat pribadi, membawa kantong ramah lingkungan untuk sandal atau sepatu.
Selain itu, jemaah juga diminta tidak membawa koran karena dapat menjadi sampah setelah salat.
"Tetap pakai masker dan terapkan protokol kesehatan selama kegiatan berlangsung," jelasnya.
Pemprov DKI melalui Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, telah menyiapkan sejumlah titik penjemputan warga jemaah Salat Id di JIS. Masyarakat bisa dengan gratis diantar dan jemput dari sejumlah lokasi.
Dishub menyediakan tujuh bus besar Transjakarta kapasitas 60 orang untuk mobilisasi jemaah. Penjemputan dari Kantor Walikota Jakarta Utara ke JIS dan sebaliknya.
Lalu ada juga 5 bus sekolah/bus sedang kapasitas 30 orang yang ditempatkan di kantong parkir RSPI Soelianti Saroso, Universitas 17 Agustus, Graha YKI, D’Arcici, dan Ruko Sunter Nirwana untuk perjalanan ke JIS dan sebaliknya.
"Lalu ada juga mobil operasional kelurahan dan kecamatan untuk mobilisasi jemaah yang dikoordinir masing-masing kelurahan/kecamatan," pungkasnya.
Pemprov DKI Jakarta juga telah menambah kuota untuk salat Idul Fitri di JIS. Pasalnya, antusias masyarakat untuk salat di stadion kandang Persija Jakarta ini membludak.
Kepala Bagian Mental Spiritual Biro Pendidikan dan Mental Spiritual (Dikmental) DKI Jakarta, Aceng Zaini mengatakan, pihaknya menambah kuota salat Id di JIS jadi sekitar 20 ribu jemaah. Padahal, awalnya tempat yang disiapkan bisa menampung 6.430 orang.
"Jamaah laki-lakinya kalau nggak salah 12 ribu, perempuannya maksimal 10 ribu lah," ujar Aceng saat dikonfirmasi, Jumat (28/4/2022).
Meski demikian, kuota utama yang disiapkan adalah 8 ribu jamaah. Pihaknya menambah wilayah concourse stadion bagian tengah.
Namun, jika memang nantinya melebihi 8 ribu, ia sudah menyiapkan bagian concourse sisi selatan dan utara. Dengan demikian, kuota yang disiapkan sebagai antisipasi berjumlah 20 ribu jamaah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Salah Satu Bupati di Jambi Diduga Palsukan Akta Perusahaan Saat Jadi Notaris
-
Sambut World Ocean Day, Novotel Greater Jakarta Menggelar Ciliwung River Education & Cleanup
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Liburan Sekolah Lebih Ceria bersama SBEC Juniors
-
FIFGROUP Raih Penghargaan CSR Nasional Berkat Program Berkelanjutan dan Berdampak
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi