SuaraJakarta.id - President Director PT Angkasa Pura II Persero Muhammad Awaluddin mengatakan jumlah penerbangan ibadah Umrah di Bandara Soekarno-Hatta terus mengalami peningkatan.
“Berkat kolaborasi yang baik dari seluruh stakeholder sehingga keberangkatan dan kedatangan jemaah umrah dapat berjalan dengan baik,” kata Awaluddin dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (31/5/2022).
Awaluddin mengatakan, penyelenggaraan ibadah umrah dibuka kembali mulai 8 Januari 2022, di mana pada tanggal tersebut dilakukan keberangkatan sebanyak 419 jemaah umrah dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Tanah Suci.
Tercatat pada 8 Januari 2022 hingga 24 Mei 2022, jumlah total jemaah umrah di Bandara Soekarno-Hatta yang berangkat dan datang tercatat sekitar 340.000 orang dengan 989 penerbangan.
Adapun maskapai yang melayani penerbangan umrah ini adalah Lion Air, Saudi dan Garuda Indonesia.
Ia mengatakan, Bandara Soekarno-Hatta melakukan sejumlah penyesuaian operasional guna mendukung kelancaran penerbangan umrah.
“Dengan mengaktifkan Terminal 1 mulai 1 April 2022 untuk mendukung Terminal 2 dan Terminal 3 sehingga penerbangan umrah dan juga angkutan lebaran dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Awaluddin menuturkan bahwa geliat penerbangan umrah juga terjadi di bandara AP II lainnya.
Seiring dengan semakin baiknya penanganan pandemi Covid-19, bandara-bandara AP II bersama maskapai dan pemangku kepentingan lainnya juga membuka penerbangan langsung/direct flight menuju Arab Saudi untuk mengantarkan jemaah umrah.
Pada 24 Mei 2022, Bandara Kualanamu di Deli Serdang, Sumatera Utara membuka penerbangan langsung ke Arab Saudi yang dilayani oleh Lion Air dengan pesawat Airbus A333 dan membawa 424 penumpang yang merupakan jemaah umrah.
Penerbangan langsung ini mendapat apresiasi dari Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah yang hadir langsung dalam penerbangan perdana Lion Air menuju Madinah, Arab Saudi.
"Saya bersyukur karena dari sejak sekian lama jemaah haji dan umrah kita tidak bisa berangkat, akhirnya sudah bisa berangkat lagi. Karena kalaulah kita sudah bisa berangkat dari Kualanamu, berarti untuk perjalanan ibadah umrah jauh lebih cepat dari sebelumnya melalui Jakarta," ujar Wagub Sumut kala menghadiri penerbangan perdana Lion Air menuju madinah.
Kemudian, pada 26 Mei 2022, Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II di Palembang juga melayani penerbangan langsung Palembang - Madinah yang membawa 435 jemaah umrah.
Penerbangan ini dilakukan secara charter oleh Lion Air, sekaligus dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru.
Pada akhir Agustus 2022 sendiri direncanakan Lion Air kembali membuka penerbangan umrah Palembang - Madinah dua kali dalam satu pekan.
Berita Terkait
-
Arab Saudi Luncurkan 50 Serangan Gempur Yaman Usai Houthi Bom Pangkalan Udara Sharurah
-
Minyak Dunia Menggila! Nyaris Tembus US$108 per Barel Usai Arab Saudi Diserang
-
Donald Trump Tuduh Iran Otaki Serangan Pipa Minyak Arab Saudi
-
Arab Saudi Tutup Pipa Minyak Utama, Pasokan Anjlok ke Level Terendah dalam 3 Dekade
-
105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar