SuaraJakarta.id - Penyebab kebakaran hebat pabrik tiner di Curug, Kabupaten Tangerang terungkap. Kebakaran itu diduga berasal dari ledakan aki yang jatuh oleh mekanik pabrik.
Hal itu diungkapkan Kapolres Tangerang Selatan AKBP Sarly Sollu. Menurutnya, kebakaran yang berada di wilayah hukumnya itu karena ada kelalaian mekanik.
"Penyebabnya tadi ada kelalaian di mana ada selang yang masuk untuk dikeluarkan daripada pembuangan tangki mobil itu tersumbat, setelah diselidiki itu ada akinya yang rusak," kata Sarly usai meninjau pabrik yang terbakar itu.
Menurutnya, saat dilakukan perbaikan, petugas mekanik itu melakukan kelalaian hingga aki tersebut jatuh dan menimbulkan percikan api.
"Setelah diperbaiki, akinya jatuh dan meledak, sehingga menyebabkan percikan api. Saat ini kita masih melakukan penyelidikkan," ungkapnya.
Sarly menyebut, kebakaran pabrik tiner yang ada di Cukang Galih, Curug itu sudah kali keempat. Kini, pihaknya pun meminta manajemen pabrik untuk mengevaluasi aktivitas kerjanya.
"Sudah empat kali kebakaran, kita minta dari PT melakukan evaluasi bagaimana keamanan, agar ini tidak terulang lagi," paparnya.
"Di sekitar pabrik ini ada pemukiman. Sehingga kita harus minta kepada perusahaan untuk lebih waspada lagi menerapkan SOP dan keamanan yang lebih ketat lagi," tambah Sarly.
Sarly pun meminta pemerintah setempat mengkaji soal sanski administrasi pabrik tiner tersebut.
Baca Juga: 94 Persen Kebutuhan Air Warga Jakarta Dipasok dari Purwakarta dan Tangerang
"Saya kira itu (sanksi) administrasi ya itu kita lihat nanti administrasi, itu nanti dikaji oleh pemerintah setempat aja," ungkapnya.
Sebelumnya diberitakan, kebakaran hebat terjadi di wilayah Kabupaten Tangerang, Kamis (9/6/2022). Diduga kebakaran itu terjadi di sebuah pabrik tiner.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang Abdul Munir membenarkan soal kebakaran tersebut.
Menurutnya kebakaran itu terjadi di wilayah Curug Kulon, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.
"Kebakaran terjadi pukul 12.18 WIB. Tempat yang terbakar pabrik tiner PT Prima Kimiatama," katanya, Kamis (9/6/2022).
Munir menerangkan, kebakaran tersebut cukup hebat. Api dan kepulan asap pekat membumbung ke langit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Cek Fakta: DPR Tunda Pembahasan RUU Perampasan Aset hingga Tahun Depan, Ini Faktanya
-
Amalan Malam Nisfu Syaban yang Dianjurkan Ulama, Lengkap dengan Dalil dan Penjelasannya
-
Jangan Terlewat Malam Nisfu Syaban, Ini Doa-Doa yang Dianjurkan untuk Rezeki, Jodoh dan Kesehatan
-
Merlynn Park Hotel Jakarta Sajikan Iftar Mewah lewat "Treasure of Asian Taste"
-
Eksekusi Pengosongan Hotel Sultan Disoal, Putusan Dinilai Belum Berkekuatan Tetap