Widya juga menjelaskan istilah fenomena unik lain, yakni bulan darah (Blood Moon) yang tidak terkait dengan darah.
Menurut Widya, istilah blood moon karena mengikuti warna bulan yang sedikit kemerah-merahan seperti tembaga.
Sementara itu, Ketua Panitia Acara Piknik Malam Bersama Taman Impian Jaya Ancol Muhammad Raihan menuturkan strawberry supermoon menyadur istilah luar negeri yang menunjukkan fenomena purnama tujuh persen lebih besar dan sekitar 14-15 persen lebih terang dari purnama biasa.
Sedangkan kata strawberry itu diambil dari penanggalan kuno para petani di daratan Benua Amerika.
Baca Juga: Wow! Tanggal 14 Juni hingga 14 Juli 2022, Bakal Ada Tiga Fenomena Antariksa yang Cukup Langka
"Katanya memang purnama yang jatuh pada minggu kedua bulan Juni adalah saat mereka panen stroberi. Makanya mereka menyebutnya sebagai strawberry supermoon," tutur penceramah astronomi dari Planetarium dan Observatorium Jakarta Unit Pengelola Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki itu.
Acara Piknik Malam itu sebagai upaya mengedukasi sekaligus berdiskusi bersama masyarakat tentang istilah fenomena astronomi yang terjadi di dunia.
Planetarium dan Observatorium Jakarta Unit Pengelola Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki berkolaborasi dengan Taman Impian Jaya Ancol menggelar kegiatan tersebut.
"Tentu saja kami merasa memiliki tanggung jawab moral untuk mengenalkan astronomi kepada masyarakat, khususnya masyarakat Jakarta. Dan tentunya setiap tahun banyak sekali fenomena astronomis yang menarik untuk kami kenalkan kepada masyarakat," ucap Raihan.
Selama revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM) Cikini Jakarta Pusat, maka Planetarium dan Observatorium Jakarta (POJ) memindahkan lokasi edukasi tersebut ke Taman Impian Jaya Ancol, agar masyarakat tetap dapat mempelajari istilah dan fenomena kejadian di langit.
Baca Juga: Pertama Kalinya Dalam 18 Tahun Terakhir, Fenomena 5 Planet Sejajar di Langit
Ada enam teleskop yang disiapkan POJ untuk memfasilitasi keingintahuan publik malam itu, satu teleskop untuk kebutuhan tayangan langsung (live streaming) di Youtube, dua teleskop lagi dapat digunakan bebas oleh peserta Piknik Malam yang ada di Taman Impian Jaya Ancol.
Berita Terkait
-
Urbanisasi Pasca Lebaran, Masih Relevankah?
-
Fenomena Langka: Wanita 66 Tahun di Jerman Melahirkan Anak ke-10 Tanpa Bantuan IVF
-
Review Anime Chi. Chikyuu no Undou ni Tsuite, Sejarah Ilmu Pengetahuan
-
Fenomena Bukber: Ajang Silaturahmi Atau Ajang Pamer Status?
-
Fenomena Mager di Pertengahan Ramadan, Ini 4 Penyebabnya!
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
-
Donald Trump Resmi Umumkan Tarif Baru, Ekonomi Indonesia Terancam Kena Dampak!
Terkini
-
Pemprov DKI Ingatkan Pendatang Baru Tak Bisa Langsung Dapat Bansos, Harus Tinggal 10 Tahun Dulu
-
Jakarta Tak Sepi Lebaran Ini, Bang Doel Ungkap Hikmah Tak Terduga
-
Pramono Teken Pergub Syarat PPSU: Cukup Ijazah SD, Kontrak Kerja Tiap 3 Tahun
-
Baru Tempati Rumah Dinas, Pramono Curhat Jatuh dari Sepeda Sampai Pelipis Luka
-
Lebaran Pertama Pramono Sebagai Gubernur: Dari Istiqlal, Istana hingga Rumah Mega Tanpa Ganti Sepatu