SuaraJakarta.id - Pemerintah Kota Jakarta Utara memeriksa kesehatan puluhan sapi ongole dan limosin dari Blora, Jawa Tengah, di lokasi hewan kurban Tugu Utara, Koja, untuk mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku atau PMK terhadap hewan kurban.
Petugas Teknis Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) Kota Jakarta Utara, Agus Unarso mengatakan pemeriksaan terhadap 42 ekor sapi itu untuk melindungi masyarakat dari penyebaran PMK.
"Ini dilakukan untuk melindungi masyarakat daripada upaya penyakit atau penularan dari luar sekaligus ini memastikan bahwa kurban yang dijual di Jakarta ini memenuhi syarat kesehatan," kata Agus di Jakarta Utara, Selasa (21/6/2022).
Agus menjelaskan, petugas KPKP memeriksa satu persatu hewan kurban di lokasi penyimpanan sementara, mulai dari kaki hingga sekitar rongga mulut hewan.
Menurut Agus, berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan, semua hewan memenuhi persyaratan yaitu usia minimal dua tahun yang ditandai dari gigi susunya sudah tetap dan sejumlah persyaratan teknis lainnya seperti tidak luka dan sehat.
Sementara itu penjual hewan kurban Muhamad Abdul Adib mengatakan sapi yang didatangkan dari Blora itu sudah dipastikan sehat sebelum didatangkan ke Jakarta Utara.
Namun pemeriksaan itu, hanya untuk memastikan kembali agar begitu hewan ternak tersebut tiba-tiba sakit, bisa segera dikarantina. "Tadi setelah dicek semua sehat, seumpama memang sakit sudah pasti dikarantina biar dikasih obat dulu," ujarnya.
Adib mengatakan bahwa adanya isu PMK tidak menyurutkan permintaan hewan kurban saat ini karena yang terpenting adalah semua sapi itu sudah dipastikan sehat. "Kalau tahun lalu itu 100 ekor sapi bisa laku," tuturnya.
Ia pun berharap tahun ini juga sama karena sudah ada pelanggan tetap yang membeli sapi-sapi tersebut menjelang Idul Adha. (Antara)
Baca Juga: Ratusan Sapi Kurban Tiba di Batam, Satu Ekor Mati dalam Perjalanan
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Sering Naik Ojol? 7 Bedak Tabur Anti Polusi Ini Bikin Wajah Tetap Fresh dan Nggak Kusam
-
Barang Hilang Saat Kecelakaan Kereta? Ini Cara Klaim ke KAI agar Bisa Kembali
-
7 Sepatu Lari Lokal yang Paling Banyak Dipakai di CFD Jakarta, Nomor 3 Lagi Naik Daun
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Di Balik Sejarah Argo Bromo Anggrek, Kereta 'Raja Jalur Utara' yang Kini Jadi Sorotan