SuaraJakarta.id - Nama Jalan Syekh Abdul Karim bin Asfan di kawasan Rawa Belong, Kelurahan Sukabumi Utara, Jakarta Barat, akan dikembalikan lagi ke asalnya menjadi Jalan Madrasah 2.
Anggota DPRD Fraksi PKS, Nasrullah mengatakan, pergantian nama jalan sebelumnya diprotes lantaran kurangnya sosialisasi kepada warga. Penggantian nama jalan itu dinilai terlalu mendadak.
Kemudian, lanjut Nasrullah, Jalan Madrasah 2 sendiri memiliki sejarah. Meski ia tidak merinci sejarah tersebut.
"Sejarah tidak bisa digantikan dengan sejarah lain. Jalan Madrasah punya sejarah, kemudian pak kiai juga punya sejarah," katanya di Kelurahan Sukabumi Utara, Jakarta Barat, Jumat (24/6/2022).
Baca Juga: Soal Jalan Bang Pitung, Bamus Betawi: Lebih Baik Gantikan Nama Jalan Panjang
Syekh Abdul Karim Bin Asfan diketahui merupakan tokoh ulama dan penduduk asli Rawa Belong. Saat ini makamnya pun berada di sana.
Nasrullah menyebut dalam penggantian nama kemarin, pihak keluarga sama sekali tidak mengusulkan nama Syekh Abdul Karim menggantikan Jalan Madrasah 2.
Tiba-tiba saja keputusan itu muncul dan plang nama kemudian berganti.
"Pada dasarnya pihak keluarga kiai tidak pernah meminta Jalan Madrasah diganti dengan nama kiai. Dan saat diganti lagi jadi Jalan Madrasah 2, pihak keluarga juga enggak keberatan," ungkapnya.
Kedepan, Narsurullah mengatakan, nama Jalan Syech Abdul Karim bin Asfan bakal dipindah, namun ia belum merinci terkait kepindahan nama jalan yang merupakan tokoh Rawa Belong ini.
Baca Juga: Bamus Betawi: Lebih Elok Nama Jalan Bang Pitung di Tengah Kota, Bukan di Pojok
"Kita akan mencarikan yang terbaik, kan banyak nama jalan yang masih inisial. Atau jalan yang besar, yang lebih memungkinkan menjadi penghormatan lebih besar," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Terungkap Jamet Si Dukun Palsu Tega Bunuh Anak dan Ibu di Tambora Gegara Gagal Gandakan Uang
-
Bantaran Rel Kereta Api Gang Royal Digunakan sebagai Bisnis Esek-esek, PT KAI Sinyalir Ada Keterlibatan Warga
-
Diduga Dibunuh! Jasad Ibu dan Anak di Tambora Ditemukan Dalam Toren Air
-
Banjir Jakarta Meluas, Ini Daftar Wilayah Terdampak
-
Kronologi Penangkapan Bandit Bercelurit di Kebon Jeruk, Berawal dari Modus Beli Kontrasepsi
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
Terkini
-
Pemprov DKI Ingatkan Pendatang Baru Tak Bisa Langsung Dapat Bansos, Harus Tinggal 10 Tahun Dulu
-
Jakarta Tak Sepi Lebaran Ini, Bang Doel Ungkap Hikmah Tak Terduga
-
Pramono Teken Pergub Syarat PPSU: Cukup Ijazah SD, Kontrak Kerja Tiap 3 Tahun
-
Baru Tempati Rumah Dinas, Pramono Curhat Jatuh dari Sepeda Sampai Pelipis Luka
-
Lebaran Pertama Pramono Sebagai Gubernur: Dari Istiqlal, Istana hingga Rumah Mega Tanpa Ganti Sepatu