Scroll untuk membaca artikel
Rizki Nurmansyah
Rabu, 06 Juli 2022 | 14:54 WIB
Lokasi penemuan pria tewas bersimbah darah diduga korban pembunuhan di Krendang Tambora, Jakarta Barat, Rabu (6/7/2022). [Suara.com/Faqih Fathurrahman]

SuaraJakarta.id - Polisi masih mendalami motif dugaan pembunuhan terhadap seorang pria berinisial SM (49) yang terjadi di sebuah gang kecil di Jalan Krendang Utara, Tambora Jakarta Barat, pada Selasa (6/7/2022) kemarin.

Kapolsek Tambora, Kompol Rosana Albertina Labobar mengatakan, hingga kini petugas masih menggali informasi di lapangan dan berupaya melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Telah ada 10 orang saksi dari sekitar lokasi yang dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.

"Jadi untuk modusnya kami belum tahu masih dalam penyelidikan dan tersangka pun masih dalam pengejaran," katanya di Polres Metro Jakarta Barat, Rabu (6/7/2022).

Baca Juga: Terungkap, Ini Identitas Pria Paruh Baya Tewas Bersimbah Darah di Tambora

Rosana menyebut korban mengalami luka di bagian belakang telinga sebelah kanan. Diduga luka tersebut diakibatkan oleh senjata tajam.

Dari sekitar tubuh korban, petugas juga menemukan senjata tajam berupa pisau. Pisau tersebut lengkap dengan sarung pembungkus.

Menurut pengakuan keluarga, kata Rosana, pisau yang ditemukan di dekat jenazah korban bukan milik SM. Karena korban tidak pernah membawa senjata tajam.

"Kalau dari keterangan keluarga bukan milik korban karena korban tidak pernah membawa sajam," ungkapnya.

Warga RT Sebelah

Baca Juga: Terpopuler: Dua Sejoli Bermesraan di Atas Masjid Bikin Netizen Murka, Kader Partai Demokrat Bandung Dibunuh

Sementara itu, Ketua RT setempat, Khairul Anwar (54) mengaku, tidak mengetahui secara persis kejadian dugaan pembunuhan tersebut.

Korban ditemukan kali pertama oleh bocah yang tengah bermain di sekitar lokasi.

"Saya lagi keliling, pas saya balik lagi nah itu sudah ramai," katanya saat ditemui di Tambora, Jakarta Barat, Rabu (6/7/2022).

Khairul mengatakan, korban bukan merupakan warganya. Korban diketahui merupakan warga RT 11, berbeda gang dari kediamannya.

"Warga RT 11. Jarang lewat sih tapi kenal," katanya.

Kharul mengklaim jika lingkungan di sekitarnya merupakan lingkungan yang aman. Lokasi penusukan itu, biasanya dijadikan tempat bermain oleh bocah sekitar.

"Sebenarnya di wilayah saya aman-aman aja, paling banyak anak kecil aja yang main. Cuma memang pas siang itu sepi, ada yang bilang ada kaki keluar dari gang kelihatan kakinya aja," ungkapnya.

Ditemukan Badik

Sebelumnya diberitakan, seorang pria ditemukan tewas bersimbah darah di dalam gang kecil di Krendang, Tambora, Jakarta Barat. Diduga pria ini tewas akibat dianiaya oleh orang tidak dikenal (OTK).

Kanit Krimum Polres Metro Jakarta Barat, AKP Avrilendy mengatakan, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dugaan sementara, korban yang berinisial SM (49) tewas akibat pembunuhan. Karena barang pribadi milik korban tidak ada yang hilang.

"Barang kayak dompet sih masih ada dan kalau HP memang gak ada, karena (korban) memang gak bawa HP," katanya saat dikonfirmasi, Selasa (5/7/2022).

Avril mengatakan, di sekitar jenazah korban, petugas menemukan sebuah senjata tajam jenis badik.

"Ada sebuah badik yang kami temukan di dekat tubuh korban," ungkapnya.

Namun hingga kini, kata Avril, pihaknya belum mengetahui persis terkait peristiwa itu. Sebab, hingga saat ini jenazah masih diautopsi.

"Lukanya ketutupan darah, jadi belum kelihatan lukanya. Makanya tadi langsung diangkut biar bisa langsung diautopsi penyebab kematiannya," pungkasnya.

Kontributor : Faqih Fathurrahman

Load More