SuaraJakarta.id - Aksi pembacokan terjadi di Sekolah Menengah Atas Negeri Unggulan atau SMANU MH Thamrin di Cipayung, Jakarta Timur. Korban yang merupakan Kepala TU (Tata Usaha) berinisial TP dibacok seorang teknisi, YH.
Kapolsek Cipayung AKP Bayu Marfiando pelaku melancarkan aksinya usai korban Salat Jumat. Saat itu TP tengah duduk dekat parkir motor SMANU MH Thamrin.
"Tersangka lari ke belakang, ke gudang untuk ambil samurai. Lalu samperin korban dan terjadilah pembacokan itu," jelas Bayu, dikutip dari Antara, Rabu (6/7/2022).
Bayu menerangkan, dalam peristiwa pembacokan itu, korban mengalami luka di bagian lengan dan tubuh.
Korban kemudian berusaha melarikan diri dari serangan pelaku hingga akhirnya dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.
Sementara usai pembacokan itu, pelaku langsung menyerahkan diri beserta barang bukti samurai ke kantor kepala sekolah.
"Pelaku ditemui oleh wakil kepala sekolah dan tim anggota Reskrim merapat ke lokasi," ujarnya.
Motif Pembacokan
Bayu mengungkapkan, motif pembacokan tersebut karena sakit hati. YH tak terima lantaran dituduh tak masuk bekerja oleh TP.
Baca Juga: Jalan-jalan dari Museum hingga Pabrik Cokelat Monggo, Cokelat Istimewa Khas Yogyakarta
"Pelaku ditegur oleh korban dengan pertanyaan, 'Kenapa kok tiga hari tidak masuk?'. Tanpa banyak bicara dan Y merasa dirinya masuk. Akhirnya dia sakit hati," tuturnya.
Kekinian YH telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembacokan tersebut dan dijerat dengan Pasal 351 ayat 2 KUHP tentang Penganiayaan dengan Luka Berat.
"Ancaman pidana lima tahun penjara," pungkas Bayu.
Berita Terkait
-
Jalan-jalan dari Museum hingga Pabrik Cokelat Monggo, Cokelat Istimewa Khas Yogyakarta
-
Tak Sudi Ditegur Gegara Bolos Kerja, Kepala TU SMANU MH Thamrin di Cipayung Dibacok Anak Buah
-
Pria di Sampang Madura Aniaya Kerabat, Dituduh Selingkuh dengan Istrinya
-
Rusun Ponpes Minhaajurrosyidiin Dibangun Agar Santri Latihan Tinggal di Hunian Vertikal
-
Bentrok Ormas di Binjai, Polisi: Kedua Kubu Saling Lapor
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar