SuaraJakarta.id - Jamaah tarekat Syattariyah di Nagan Raya Aceh telah merayakan Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah/2022 Masehi pada hari ini, Kamis (7/7/2022).
Perayaan Idul Adha oleh jamaah tarekat Syattariyah atau pengikut ulama kharismatik Aceh, Abu Habib Muda Seunagan, ini lebih awal dari pemerintah.
Ribuan jamaah tarekat tersebut melaksanakan Salat Idul Adha di Kompleks Masjid Jamik Abu Peuleukung, Kecamatan Seunagan Timur, Kabupaten Nagan Raya.
"Dengan telah dilaksanakannya Salat Hari Raya Idul Adha, maka diharapkan kepada para jamaah, untuk saling memaafkan di hari kemenangan ini,” kata khatib DR Teuku Raja Keumangan, dikutip dari Antara.
Teuku Raja Keumangan dalam khutbahnya mengatakan, Hari Raya Idul Adha merupakan salah satu hari raya dalam agama Islam, yang di dalamnya menyimpan berbagai peristiwa, dan peristiwa tersebut selanjutnya diabadikan dalam sebuah ritual ibadah.
Dua ibadah yang sangat identik dengan Hari Raya Idul Adha, kata dia yaitu ibadah qurban dan ibadah haji.
Menurut cucu kandung Abu Habib Muda Seunagan tersebut, kedua ibadah ini mengandung nilai keteguhan dan keimanan, serta menjadi bukti pengorbanan yang didasari dengan penuh keikhlasan dan kesabaran.
Ia juga mengajak kepada masyarakat yang telah merayakan Idul Adha agar dapat menghormati umat Muslim lainnya, yang saat ini belum merayakan Idul Adha, serta dapat menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Ia juga berpesan kepada para jamaah thariqat Syattariyah, agar tetap melaksanakan amanah guru yang pernah disampaikan oleh Abu Habib Muda Seunagan yaitu dengan melaksanakan Syariat Tarekat, Hakikat hingga Makrifat dengan benar benar yakin dan ikhlas.
Baca Juga: Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah
Hal ini sebagaimana Nabiyullah Ibrahim AS yang ikhlas dan yakin akan perintah Allah SWT, dengan melaksanakan ibadah kurban terhadap anaknya Nabi Ismail. Namun saat akan disembelih, Allah SWT menggantikan sang anak dengan seekor kibas.
"Keajaiban ini merupakan hakikat keyakinan yang benar-benar yakin kepada Allah SWT," kata Teuku Raja Keumangan.
Diketahui, pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) telah menetapkan Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah/2022 Masehi pada Minggu (10/7) mendatang.
Keputusan itu ditetapkan setelah Kemenag menggelar Sidang Isbat pada Rabu (29/6/2022) lalu, dalam penentuan 1 Zulhijah 1443 Hijriah.
"Sidang isbat telah mengambil kesepakatan bahwa tanggal 1 Zulhijah tahun 1443 Hijriah ditetapkan jatuh pada Jumat tanggal 1 Juli 2022," tutur Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa'adi.
"Dengan demikian Hari Raya Idul Adha 1443 H jatuh pada 10 Juli 2022," imbuh Wamenag.
Berita Terkait
-
Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah
-
Borong Lagi! Minyak, Beras dan Susu Murah di Alfamart, Berlaku hingga 10 Juli 2022
-
Tata Cara Puasa Tarwiyah, Simak Jadwal dan Niat Puasa yang Setara Setahun
-
Riza Patria: Tahun Ini Tidak Ada Kerja Sama dengan ACT Untuk Penyaluran Hewan Kurban
-
KM Kelud di Batam Banjir Penumpang Jelang Idul Adha, ke Medan Tercatat 2.304 Penumpang
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
Pilihan
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
Terkini
-
Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga
-
RUU Profesi Kurator Resmi Masuk Pembahasan, DPR Ajak PERKAPI Rombak Aturan Kepailitan
-
2 Susu Kambing Etawa Populer, Mana yang Lebih Cocok untukmu?
-
BRI Perkuat Sinergi Pemerintah untuk Perluas Pembiayaan Perumahan Rakyat
-
Menteri Pertahanan Tinjau Isi Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi, Wartawan Dilarang Masuk