SuaraJakarta.id - Belasan kabel fiber optik di Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diputus oleh petugas pemkot. Pasalnya, jaringan utilitas yang semrawut itu merusak keindahan kota.
Pemutusan dilakukan oleh Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Kota Tangsel pada Kamis (14/7/2022).
Pemutusan kabel internet itu perdana dilakukan di Jalan Raya Ceger, Jurang Mangu Timur, Pondok Aren. Sedikitnya, ada 12 provider yang kabel fiber optiknya diputus paksa, salah satunya milik Telkom.
Kasi Perencanaan Jalan dan Jembatan DSDABMBK Tangsel Ramdan Arafat mengatakan, pemutusan kabel itu dilakukan lantaran bikin semrawut lingkungan.
"Pertama secara estetika memang tidak bagus, kedua juga penataan kota agar lebih baik. Engga enak banget dilihatnya," katanya ditemui saat memutus kabel, Kamis (14/7/2022).
Ramdhan mengemukakan, pihaknya baru memutus kabel internet itu seiring dengan penataan jalur pedestrian di Tangsel.
"Karena ya mungkin kita lihat pedestrian kita sudah tertata bagus dan sudah rapih, tetapi banyak tihang di atas pedestrian. Makannya sangat mengganggu dan kita relokasi," terangnya.
Sementara di tempat yang sama, Asisten Manager Akses Maintenance Telkom Sudarmanto hanya bisa pasrah melihat kabel internet perusahaanya digunting oleh petugas.
Menurutnya, panjang kabel FO yang digunting oleh Pemkot Tangsel itu sepanjang 4,5 kilometer yang merupakan jaringan area di wilayah Jakarta Selatan.
Baca Juga: Kota Podomoro Tenjo Kini Miliki Jaringan Fiber Optik
"Ini kan udah program dari Pemda Tangsel untuk perapihan utilitas operator. Ya kita harus turuti apa yang udah jadi program Pemda Tangsel," katanya.
Menurutnya, salah satu alasan kabel jaringan miliknya itu diputus lantaran semrawut.
"Mungkin dilihat dari segi kerapihan utilitas karena dilihat semrawut. Dari provider nggak keberatan," ungkapnya.
Kontributor : Wivy Hikmatullah
Berita Terkait
-
Pemerintah Gelar 360 Ribu Km Fiber Optik, Menkominfo: Pemerataan Infrastruktur Digital untuk Seluruh Wilayah Indonesia
-
Tertibkan Tiang Jaringan Fiber Optik Tak Berizin, Pemkot Yogyakarta Cabut 30 Tiang di Rejowinangun dan Wirobrajan
-
Targetkan 20.000 KM Jaringan Fiber Optik dan IoT, Alita Gandeng Institusi Pendidikan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Salah Satu Bupati di Jambi Diduga Palsukan Akta Perusahaan Saat Jadi Notaris
-
Sambut World Ocean Day, Novotel Greater Jakarta Menggelar Ciliwung River Education & Cleanup
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Liburan Sekolah Lebih Ceria bersama SBEC Juniors
-
FIFGROUP Raih Penghargaan CSR Nasional Berkat Program Berkelanjutan dan Berdampak
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi