SuaraJakarta.id - Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak menjelaskan alasan kerancuan penjenamaan atau perubahan nama rumah sakit umum daerah (RSUD) menjadi Rumah Sehat untuk Jakarta yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Menurut mantan Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Kristen Indonesia (UKI) ini, kerancuan itu karena istilah Rumah Sehat telah digunakan dalam dunia kesehatan.
"Rumah Sehat adalah rumah tinggal yang menurut Ilmu Kesehatan Lingkungan mempunyai persyaratan dari segi ventilasi, pencahayaan, kepadatan hunian, pengelolaan limbah, sumber air, penyimpanan makanan dan kriteria lainnya," kata legislator dari Fraksi PDI Perjuangan itu di Jakarta, Senin (8/8/2022).
Karena alasan tersebut, kata Gilbert, istilah rumah sehat tidak bisa digunakan untuk menggantikan istilah rumah sakit karena memiliki makna yang berbeda.
"Pada saat Gubernur DKI tersisa dua bulan menjelang habis jabatannya memberi penjenamaan rumah sehat, dan juga Menteri Kesehatan menyetujuinya meski ditegaskan tidak berlaku secara legal, ini jelas, baik Gubernur DKI mau pun Menteri Kesehatan kurang memahami konsep Ilmu Kesehatan Lingkungan dan juga aturan Kemenkes mengenai kriteria rumah sehat," ucap Gilbert.
Lebih lanjut, Gilbert menyoroti alasan yang digunakan Gubernur DKI dan Menteri Kesehatan untuk penjenamaan Rumah Sehat agar masyarakat lebih menyadari perlunya hidup sehat sebagai upaya promosi preventif yang akan menurunkan angka kematian dan mengurangi biaya layanan kuratif.
"Masalahnya tidak ada satu pun konsep Ilmu Kesehatan Masyarakat dalam bidang Promosi Kesehatan yang menyebutkan perubahan nama akan merubah pola pikir, seperti mengganti nama seseorang untuk memperbaiki rejekinya. Terlebih dari realitas yang ada upaya imunisasi saja di DKI dengan penduduk 11 juta kalah dengan provinsi-provinsi di Jawa yang memiliki penduduk 35 juta dengan daerah yang luas. Ini harus dipikirkan," tutur Gilbert.
Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencanangkan penjenamaan Rumah Sehat untuk Jakarta dan Pencanangan Bulan Imunisasi, Rabu (3/8).
Acara tersebut diadakan di halaman Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cengkareng, Jakarta Barat.
Baca Juga: Ngaku Heran Menkes Izinkan Anies Ganti RSUD jadi Rumah Sehat, Gilbert PDIP: Jernihkan Kerancuan Ini
"Pada hari ini Rabu, 3 Agustus 2022, penjenamaan Rumah Sehat untuk Jakarta secara resmi dicanangkan," kata Anies saat itu.
Berita Terkait
-
Ngaku Heran Menkes Izinkan Anies Ganti RSUD jadi Rumah Sehat, Gilbert PDIP: Jernihkan Kerancuan Ini
-
Angggap Branding RSUD jadi Rumah Sehat Rancu, Gilbert PDIP: Anies dan Menkes Tak Paham Ilmu Kesehatan Lingkungan
-
Soroti Kasus Pembunuhan Brigadir J, Dewi Tanjung Sebut Skenario Sang Jenderal Senjata Makan Tuan
Terpopuler
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
- Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Nilai Lahan Kawasan Pesisir Jakarta Terus Meroket, Tembus Harga Ratusan Miliar
-
Tumbuh 19,6 Persen, Laba Bank Mandiri Tembus Rp46,5 Triliun per Oktober 2026
-
Bukan Sekadar Mengejar Juara, Marching Band Rorotan Siap Tunjukkan Prestasi di Kejurnas FYBI 2026
-
BRI Perluas Benefit Nasabah Prioritas melalui Kerja Sama Pendidikan dengan Sequoia School
-
Visa Presents Livin MARKT, Hadirkan Ratusan Creative Local Brand dengan Kemudahan Belanja