SuaraJakarta.id - Bendungan Katulampa, Kota Bogor, Jawa Barat yang dialiri Sungai Ciliwung mengalami kenaikan tinggi muka air (TMA) hingga mencapai 110 cm sehingga berstatus siaga 3 banjir Jakarta pada Jumat (12/8/2022) malam.
Menurut Kepala Bendung Katulampa Andi Sudirmaan, hujan sedang hingga deras hampir merata di wilayah Bogor sejak sore hari membuat arus Sungai Ciliwung meningkat.
"Hujan sore hingga malam memang sering terjadi di Kota Bogor. Hari ini, siang tadi masih cerah, hujan dimulai pukul 17.00 WIB sampai 18.30 WIB ini membuat tinggi muka air Ciliwung di Bendung Katulampa naik," kata Andi di Kota Bogor.
Andi menyebut status Siaga 3 di Bendung Katulampa dengan ketinggian 110 cm tercatat pada pukul 18.00 WIB.
Kenaikan mulai terjadi pada sore hari ketika hujan sedang hingga deras mulai mengguyur wilayah hulu Sungai Ciliwung yakni di Puncak Cisarua, Kabupaten Bogor. Hal yang perlu diwaspadai, wilayah Kota Bogor pun diguyur hujan sehingga bisa menambah volume air sungai menuju Jakarta.
Derasnya aliran Sungai Ciliwung itu akan melintas Jakarta diperkirakan pada malam hari.
Sementara, menurut prakiraan cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG di situs resminya, Senin (6/6) wilayah Puncak Bogor di Gadog, Cibinong, Kabupaten Bogor hingga wilayah Kota Bogor pada pukul 16.00 WIB hujan sedang hingga lebat hingga pukul 19.00 WIB malam.
Begitupun wilayah hulu Sungai Ciliwung di Puncak Kabupaten Bogor. Hujan bertahan sejak sore dengan intensitas yang naik turun hingga pukul 19.00 WIB, cukup membuat air sungai itu cukup deras hingga TMA mencapai siaga 3 banjir Jakarta.
BMKG memprakirakan cuaca di Bogor akan cerah hingga malam hari pukul 22.00 WIB. Sementara, untuk Jabodetabek BMKG pun telah mengeluarkan peringatan dini terjadi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang pada pukul 18.30 WIB.
Baca Juga: Perkiraan Cuaca Bogor, Jumat 12 Agustus 2022, Diprediksi Bakal Diguyur Hujan
Andi mengimbau mengimbau warga sekitar bantaran Sungai Ciliwung agar waspada terhadap potensi banjir karena kondisi cuaca yang tidak menentu.
"Tetap waspada, aliran air bisa saja sampai tengah malam. Warga bantaran Sungai Ciliwung agar waspada," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar