SuaraJakarta.id - Viralnya aksi pelemparan KA Argo Parahyangan saat melintas di kawasan Gunung Antang, Matraman, Jakarta Timur (Jaktim) pada Rabu (17/8/2022) lalu membuat petugas PT KAI berkoordinasi dengan pihak kepolisian melakukan penyisiran sepanjang jalur tersebut.
Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa mengemukakan, penyisiran dilakukan menindaklanjuti aksi tersebut.
"Saat ini Daop 1 jakarta tengah berkordinasi dengan pihak berwajib serta berupaya mencari pelaku," kata saat dimintai konfirmasi, Jumat (19/8/2022).
Eva mengatakan pihaknya sudah melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian termasuk di area-area yang dinilai rawan terjadinya aksi pelemparan batu.
"Tim pengamanan Daop 1 juga terus melakukan penyisiran serta pengamanan di area yang rawan pelemparan termasuk pada video," ungkapnya
Selain itu, dia mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan perbuatan serupa, meski hanya sekedar tindakan iseng belaka. Sebab dapat membahayakan penunpang serta perjalanan kereta.
"Mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan pelemparan terhadap kereta api apapun alasannya. Meskipun hanya sekedar iseng, karena dampaknya akan sangat berbahaya bagi perjalanan kereta api dan orang-orang yang berada di dalam kereta api," katanya.
Viral
Sebelumnya diberitakan, KA Argo Parahyangan jadi sasaran pelemparan batu saat melintas di wilayah Gunung Antang, Matraman, Jakarta Timur. Kejadian itu tertangkap kamera dan viral di media sosial. Dalam video yang diunggah akun Instagram @jktinfo24jam, dinarasikan peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (17/8/2022).
Baca Juga: PT KAI Kecam Aksi Pelemparan Batu ke KA Argo Parahyangan di Matraman Jaktim
Dalam tayangan tersebut, terlihat tiga anak remaja tengah duduk di pinggir rel kala kereta itu melintas. Seorang pria tampak memegang batu lalu melempar ke bagian kaca dan bagian bawa KA Argo Parahyangan.
Polisi Turun Tangan
Dikonfirmasi kejadian tersebut, Kapolsek Matraman Kompol Tedjo Asmoro menyebut pihaknya sudah mengetahui adanya aksi pelemparan batu itu.
"Monitor," kata Tejdo kepada wartawan, Jumat (19/8/2022).
Tejdo mengatakan Polsek Matraman akan melakukan patroli di sepanjang rel kereta untuk mencari pelaku. Namun begitu, dirinya belum mengetahui secara rinci lokasi aksi pelemparan itu.
"Dipatroli Babin kalau langgar ditindak. Belum jelas itu daerah mana, bisa juga seberang Jatinegara," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
7 Sepatu Lari Daily Trainer Paling Awet: Tetap Nyaman Meski Sudah Menempuh Ribuan Kilometer
-
Pajak Motor Mati 5 Tahun di Jakarta? Segini yang Bisa Dihemat Selama Pemutihan 2026
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Jangan Kredit Mobil Dulu, Hitung-hitungan Ini Membuat Banyak Warga Jakarta Berubah Pikiran