SuaraJakarta.id - PT Transportasi Jakarta segera memulai pengerjaan revitalisasi halte tahap dua. Dalam revitalisasi kali ini, ada 13 halte yang rencananya akan ditutup sementara selama pengerjaan berlangsung.
Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT Transportasi Jakarta Anang Rizkani Noor mengemukakan hal tersebut di Kantor Menteri Koordinator Perekonomian, Jakarta Pusat, Jumat (2/8/2022).
"Yang akan ditutup ada 13 (dampak revitalisasi halte tahap 2)," ujar Anang di lokasi, Jumat (2/9/2022).
Penutupan berlangsung secara bertahap mulai 4 sampai 7 September 2022 mendatang. Ia menyatakan nantinya akan ada pengumuman resmi agar para pelanggan mengetahui kebijakan ini.
"Jadi bertahap mulai tanggal 4, 5, 6, 7 (September) itu akan ada 15 halte yang ditutup. Nanti akan kami umumkan di press rilis dan IG kami," tuturnya.
Anang mengatakan sampai saat ini pihaknga telah melakukan penutupan di delapan halte. Rencananya, akan ada revitalisasi 46 halte yang akan dikerjakan sampai akhir 2022.
Selama halte ditutup, pelanggan diminta untuk menggunakan halte lain yang berdekatan. Pihaknya akan membuat solusi agar kenyamanan pelanggan tidak terganggu.
Berikut daftar empat halte yang ditutup mulai Minggu (4/9/2022):
- Halte Halte Gatot Subroto LIPI
Pelanggan yang biasa menggunakan halte ini bisa menggunakan halte sebelum dan sesudahnya yakni Halte Semanggi dan Halte Gatot Subroto Jamsostek. - Halte SMKN 75
Pelanggan yang biasa menggunakan halte ini bisa menggunakan halte sebelum dan sesudahnya yakni Halte Jati Padang dan Halte Departemen Pertanian (Deptan). - Halte Senen Sentral
Pelanggan yang biasa menggunakan halte ini bisa menggunakan halte sebelum dan sesudahnya yakni Halte Budi Utomo dan Halte Pal Putih menggunakan rute shuttle Atrium - Budi Utomo (3ST). - Halte Kuningan Barat
Pelanggan yang biasa menggunakan halte ini bisa menggunakan halte sebelum dan sesudahnya yakni Halte Gatot Subroto Jamsostek dan Halte Tegal Parang.
Berikut empat halte yang ditutup mulai Senin (5/9/2022):
Baca Juga: Direvitalisasi, Ini Daftar Empat Halte Transjakarta Ditutup Sementara Mulai 4 September
- Halte Jembatan Gantung (Koridor 3)
Pelanggan yang biasa menggunakan halte ini bisa menggunakan halte sebelum dan sesudahnya yakni Halte Taman Kota dan Halte Dispenda Samsat Barat. - Halte Manggarai (Koridor 4)
Pelanggan yang biasa menggunakan halte ini bisa menggunakan halte sebelum dan sesudahnya yakni Halte Pasar Rumput dan Matraman 2. - Halte PGC 1 (Koridor 7)
Pelanggan yang biasa menggunakan halte ini bisa menggunakan halte sebelum dan sesudahnya yakni Halte BKN dan Halte Pasar Kramat Jati. - Halte Kebayoran Lama (Koridor 8)
Pelanggan yang biasa menggunakan halte ini bisa menggunakan halte sebelum dan sesudahnya yakni Halte Simprug dan Halte Kebayoran Lama Bungur
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
Terkini
-
Cek Fakta: Benarkah Megawati Sebut Guru Honorer Sampah Negara? Ini Fakta Sebenarnya
-
6 Fakta Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Gerbong Rusak Parah
-
Saat Dompet Menipis, 7 Warteg di Jakarta Pusat Ini Jadi Tempat Pulang Banyak Orang
-
Lantik PNS dan Pejabat Fungsional, Dhito Tegaskan Larangan Penyalahgunaan Wewenang
-
Rahasia Pendidikan Kelas Dunia di BSD City, Siap Hadapi Indonesia Emas 2045?