SuaraJakarta.id - Duka menyelimuti warga Britania Raya dan Kerajaan Inggris. Ratu Elizabeth II meninggal dunia di Kastil Balmoral, Skotlandia, Kamis (8/9/2022) waktu setempat.
Ratu Elizabeth II meninggal di usia 96 tahun. Ia merupakan pemimpin terlama yang memerintah Kerajaan Inggris, yakni selama 70 tahun.
Ratu Elizabeth II naik takhta pada 6 Februari 1952 setelah ayahnya, George VI, wafat. Upacara penobatannya sebagai Ratu Inggris dilakukan pada 2 Juni 1953.
Selama bertakhta, Ratu Elizabeth II telah mengunjungi berbagai negara. Termasuk berkunjung ke Indonesia. Tepatnya di Jakarta dan Yogyakarta.
Saat itu, pada 14 Maret 1974, Ratu Elizabeth II bersama suami, Pangeran Philip, menjadi tamu negara Indonesia.
Ratu Inggris dan rombongan tersebut berada di Tanah Air selama delapan hari. Kedatangannya disambut Gubernur DKI Jakarta kala itu, Ali Sadikin.
Ratu Elizabeth II dan rombongan kemudian dijamu oleh Presiden ke-2 RI Soeharto dan istri Siti Hartinah—Ibu Tien Soeharto—di Istana Negara.
Setelahnya, Ratu Elizabeth II dan Pangeran Philip bertandang ke Yogyakarta. Di sana, mereka berkunjung ke Keraton Yogyakarta dan bertemu Sri Sultan Hamengku Buwono IX.
Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) Jatiningrat atau yang akrab disapa Romo Tirun, kerabat Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, mengonfirmasi kunjungan Ratu Elizabeth II dan rombongan saat itu. Namun, ia tak terlalu ingat detail peristiwa bersejarah itu.
Baca Juga: Naik Takhta Jadi Raja Inggris, Charles Harus Melepaskan Beberapa Hal Ini
"Wah, enggak ingat saya. Udah lama banget. Enggak inget. Iya itu kunjungan biasa waktu itu. Saya masih dinas di Kepatihan waktu itu. Udah lama banget," kata Romo Tirun saat dihubungi awak media, Jumat (9/9/2022).
Disampaikan Romo Tirun, saat itu ia masih menjabat sebagai Kepala Subbag di biro umum bagian protokol. Meski tak ingat secara utuh kunjungan Ratu Elizabeth II saat itu, ia menyebut memang saat itu ada beberapa permintaan dari tamu.
"Waktu itu saya itu kepala subbagian. Jadi cuma dengar-dengar saja tapi tidak mengikuti. Hanya tahu, kalau di Kepatihan, Pemda DIY waktu itu ada beberapa permintaan dari tamu pada waktu itu," ujarnya.
"Artinya protokolnya tamu itu mereka menanyakan macam-macam kaitannya dengan makanan dan sebagainya. Itu untuk security ya," sambungnya.
Dalam kunjungan itu, mereka disebut sempat menikmati hidangan bersama.
"Kemudian yang ini agak lucu menurut saya, itu tidak diperkenankan memotret ratu pada saat makan. Itu saja yang menarik perhatian saya. Itu yang masih ingat saya," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Mas Dhito Kembali Salurkan 216 Bantuan Pertanian Bagi Petani Guna Dukung Peningkatan Produksi
-
Teknologi AI Wearable Makin Berkembang, Rokid Hadir di DTI-CX 2026
-
5 Penyebab Masih Takut Speaking Meski Sudah Lama Belajar
-
NHM Teguhkan Komitmen Good Mining Practices melalui Binwas Terpadu ESDM
-
BRIvolution Reignite Percepat Transformasi dan Perkokoh Kontribusi Danantara untuk Ekonomi Nasional