SuaraJakarta.id - Anggota Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik menentang usulan fraksi PSI membentuk Panitia Seleksi (Pansel) atas persiapan penentuan usulan kandidat Penjabat (Pj) Gubernur pengganti Anies Baswedan. Taufik menilai rekomendasi dari PSI itu hanya membuat ribet.
Menurutnya, mekanisme yang bisa diambil untuk menentukan usulan tiga nama Pj Gubernur ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) haruslah sederhana. Apalagi waktu untuk membahasnya hanya sampai 16 September.
"Nggak usah, bikin ribet, nggak cukup waktunya (bikin Pansel)," ujar Taufik saat dikonfirmasi, Jumat (9/9/2022).
Menurutnya yang paling penting dalam penentuan usulan Pj ini adalah kriterianya. Ia sendiri menyebut kriteria yang paling pas adalah paham masalah Jakarta, berpengalaman di pemerintahan ibu kota, berkompetensi, dan dekat dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Pj itu harus cari orang yang tepat. Ada hal yang mesti oleh Pj itu dipahami, misal jakarta sampai dengan 5 tahun ini WTP (wajar tanpa pengecualian). Nah kalau dia enggak paham soal pemerintahan, pengelolaan pemerintah bagaimana?" tuturnya.
Apabila tidak ada penentuan kriteria, maka dikhawatirkan nama-nama usulan kandidat Pj akan melebar ke mana-mana. Pasalnya tiap fraksi akan memilih secara subjektif dan berdasarkan kepentingan masing-masing.
"Kalau enggak ada kriteria, kalian subjektif. Ngusulin asal-asal saja. Misalnya ngusuin si A, ngusulin si B, ngusulin si C, tapi kan ketika kita masukin kriteria, masuk apa enggak," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Dekat dengan Jokowi, Taufik Gerindra Sebut Kasetpres Heru Budi Paling Tepat Jadi Pj Gubernur Pengganti Anies
-
Panas Elite Gerindra Gegara Sandiaga Siap Nyapres Berbuntut Ancaman Konsekuensi Etik
-
Sandiaga Uno Mau Nyapres, Gerindra Tetap Pilih Prabowo
-
Bikin Elite Memanas, Gerindra Ancam Sandiaga Jika Nekat Nyapres: Ada Konsekuensi Etik
-
Kode Keras Petinggi Gerindra Menyoal Komunikasi Sandiaga Ke Prabowo: Boleh Saja, Asal Bukan Pencapresan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Salah Satu Bupati di Jambi Diduga Palsukan Akta Perusahaan Saat Jadi Notaris
-
Sambut World Ocean Day, Novotel Greater Jakarta Menggelar Ciliwung River Education & Cleanup
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Liburan Sekolah Lebih Ceria bersama SBEC Juniors
-
FIFGROUP Raih Penghargaan CSR Nasional Berkat Program Berkelanjutan dan Berdampak
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi