SuaraJakarta.id - Para relawan pendukung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang tergabung dalam Sekretariat Kolaborasi Indonesia (SKI) menggelar Musyawarah Daerah (Musda) se-Jawa secara serentak. Kegiatan ini dilakukan untuk menyusun rangkaian kegiatan dalam lima tahun ke depan.
Diketahui, nama Anies sempat masuk bursa kandidat Pilpres bersama dengan dari sejumlah nama elite partai dan pemerintahan. Partai NasDem juga diketahui resmi memberikan dukungan kepada Anies untuk maju di Pilpres 2024.
Sekjen SKI Raharja Waluya Jati menjelaskan, terdapat 119 organisasi SKI di tingkat kabupaten/kota di Pulau Jawa yang melaksanakan Musda. Acara yang melibatkan wakil dari seluruh kecamatan di setiap daerah itu dipusatkan di enam kota besar pada enam provinsi di Jawa.
Musda di Jawa Timur yang memiliki Kecamatan terbesar digelar serentak dan dipusatkan di Jombang.
Seusai Musda di sana, peserta juga melakukan doa bersama serta berziarah ke makam KH Hasyim Asyari dan KH Abdurrahman Wahid.
"Musda merupakan forum tertinggi organisasi di tingkat kabupaten/kota. Para peserta Musda akan membentuk kepengurusan dan membahas garis besar program untuk lima tahun ke depan," ujar Jati dalam keterangannya, Minggu (11/9/2022).
Ia memperkirakan peserta Musda secara total diperkirakan mencapai 2.500 orang. Selain wakil dari 1.548 kecamatan se-Jawa, hadir pula pegiat-pegiat SKI yang ada di setiap kabupaten/kota.
Acara Musda serentak diawali dengan seminar di setiap lokasi, yang membahas tema Restorasi Kepemimpinan Indonesia. Pembicara yang diundang berasal dari kalangan partai politik, akademisi, pegiat sosial, dan pengusaha.
Baca Juga: Klaim Kuasai 78 Kecamatan di DIY, SKI Yakin Raih 60 Persen Suara jika Anies Baswedan Jadi Capres
Di Yogyakarta, acara seminar menghadirkan pimpinan wilayah dari tiga partai yang disebut-sebut bakal berkoalisi, yakni Nasdem, Demokrat dan PKS.
"Kami berharap, setelah Musda usai, SKI daerah langsung tancap gas untuk melaksanakan berbagai program nasional yang telah dicanangkan," ucapnya.
Selain program Sekolah Kepemimpinan Publik (SKP) yang saat ini telah berjalan, program pengumpulan aspirasi rakyat Indonesia juga bakal menjadi prioritas yang dilaksanakan SKI.
"Kami siap mendengar aspirasi rakyat, tentang bagaimana mereka merumuskan problem-problem bangsa ini, dan solusi apa yang diharapkan dari pemimpin Indonesia ke depan."
Berita Terkait
-
Klaim Kuasai 78 Kecamatan di DIY, SKI Yakin Raih 60 Persen Suara jika Anies Baswedan Jadi Capres
-
Jalanan Licin di Kota Tua Viral, Anies: Itu Motor yang Melanggar, Serobot Kawasan Pejalan Kaki!
-
Masa Jabatan akan Habis, Riza Patria Pamit dari Posisi Wakil Gubernur Jakarta
-
Pamit dari Posisi Wagub DKI, Riza Patria: Siapapun Nanti yang Ditunjuk Pasti Orang Terbaik
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
Terkini
-
Siapkan Dana Pensiun Dengan BRI DPLK, Ada Bonus Saldo Rp81.000
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI