SuaraJakarta.id - DPRD DKI Jakarta tengah menggelar rapat gabungan sampai Selasa (13/9/2022) besok. Rapat tersebut dilakukan untuk menentukan tiga nama yang akan diusulkan menjadi Pj Gubernur DKI jakarta pengganti Anies Baswedan.
Ketika hasil rapat gabungan sudah mendapatkan tiga nama Pj gubernur DKI Jakarta, tentunya nama tersebut akan diserahkan ke Presiden Joko Widodo.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Rany Mauliani mengharapkan Pj gubernur DKI Jakarta nantinya yang telah mengetahui seluk beluk Jakarta.
“Kami semua punya harapan yang sama. Siapapun pengganti Pj Gubernurnya nanti, intinya yang paham Jakarta, bisa bekerja sama, profesional, kooperatif, dan sudah dijelaskan oleh teman-teman," ucap Rany di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (12/9/2022).
Sementara itu, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi mengatakan Pj Gubernur DKI harus mengetahui permasalahan Jakarta dan menjalankan pekerjaan rumah yang belum diselesaikan Anies Baswedan.
“Harus mengerti masalah Jakarta, komunikasi yang baik, karena masih banyak PR (pekerjaan rumah) di Jakarta yang belum terlaksana. Ya salah satu contohnya masalah banjir. Setiap gubernur itu kalau di Pilkada, janjinya hulu-hilir dibereskan. Nah itu konsentrasi kita,"ujar Prasetio Edi
Menurut Prasetio, persoalan banjir dan macet masih menjadi permasalahan. Maka itu diharapkan Pj Gubernur DKI Jakarta nantinya juga memiliki solusi untuk menekankan persoalan yang belum tuntas di Jakarta.
“Jadi siapapun penjabatnya, kita harus tertekan di masalah banjir dan macet itu. Setelah misalkan banjir dan macet ini terukur semua dari hulu dan hilirnya, itu kan Jakarta masih ada banjir. Nah ini juga harus dipikirkan juga bagaimana solusinya," ujar Prasetio
Siapapun yang terpilih, kata Prasetio, tentunya memiliki jabatan Eselon I yang juga merupakan kriteria resmi dari pencalonan.
Baca Juga: Setelah Paripurna Pengumuman Pemberhentian Besok, Anies Dilarang Buat Kebijakan Strategis di Jakarta
“Ya nggak apa-apa, gak ada masalah yang penting PNS Eselon I,"ungkapnya
Setiap fraksi nantinya, kata Prasetio, akan mengusulkan mengusulkan tiga nama. Sehingga, ada 27 nama dari sembilan fraksi untuk diserahkan ke tingkat DPD DKI Jakarta.
“Sekarang ini, besok dia (fraksi-fraksi) menyerahkan tiga nama. Dari 9 fraksi, jadi 27 orang dan karena kami sebagai pimpinan dewan adalah anggota fraksi, kita serahkan semua fraksi itu menentukan siapa 3 orang tersebut," imbuhnya
Sabrina Hamdi
Berita Terkait
-
Setelah Paripurna Pengumuman Pemberhentian Besok, Anies Dilarang Buat Kebijakan Strategis di Jakarta
-
DPRD DKI Gelar Rapimgab, Usul 3 Nama Calon Pj Gubernur Pengganti Anies
-
Intip Kekayaan Tiga Kandidat Pj Gubernur DKI Jakarta Pengganti Anies Baswedan
-
Bakal Gelar Rapimgab, Tiga Nama Usulan Calon Pj Gubernur Pengganti Anies Ditentukan Besok
-
Anggota DPRD DKI Jakarta Dipanggil KPK Terkait Anggaran Pengadaan Tanah di Pulo Gebang
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Maphi Soroti Dugaan Intervensi Kasus BTS 4G
-
Dari Pilates hingga Padel Tepi Laut, Ini Cara Asyik Isi Akhir Pekan di Pesisir Jakarta
-
Ingin Perbarui Tampilan Rumah? 8 Merek Home and Living Hadir di IDD
-
Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa
-
IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event