SuaraJakarta.id - Petugas Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Sektor Kembangan, Jakarta Barat bertaruh nyawa ketika hendak menyelamatkan seorang pria warga negara asing yang nyaris bunuh diri dengan cara meloncat dari lantai atas sebuah apartemen di kawasan Kembangan. Sebab, WN asal korea itu sempat mengancam petugas damkar dengan cara mengacungkan sebilah pisau.
Cerita itu diungkap oleh Komandan Regu Sudin PKP Sektor Kembangan Jakarta Barat, Baden Badru, Kamis (15/9/2022). Menurut Badru, ancaman itu terjadi ketika petugas hendak menyelamatkan WN yang nekat melakukan percobaan bunuh diri di unit apartemennya, Rabu kemarin.
Badru mengatakan, saat hendak mencoba masuk ke unit apartemen untuk melakukan penyelamatan, petugas malah diancam dengan sebilah pisau oleh WNA itu. Aksi pengancaman itu diduga karena WNA itu sedang mabuk minuman keras.
"Saya pertama dateng naik ke lantai 8 dulu ke unitnya dia. Di lantai 8, tapi pintunya dikunci. Gak lama dia keluar, dalam kondisi mabuk bawa pisau. Saya diuber, saya tutup aja pintunya," katanya.
Merasa terancam, petugas memutar otak dengan menaiki lantas atas, tepat di kamar yang dihuni WNA itu. Menurut Badru, menaiki lantai 15 unit apartemen dengan menggunakan tali.
"Jadi kita cari ke lantai atasnya. Sempet coba ke lantai 9, 10, 11 tapi enggak dapat akses masuk, akhirnya saya di lantai 15 baru dapat akses masuk. Saya turunnya dari lantai 15 bikin tali berdua sama anggota," katanya.
Dengan bermodalkan talis, kata Badru, petugas akhirnya bisa masuk ke unit apartemen WNA di lantai 8. Meski sempat diancam dengan pisau, petugas akhirnya bisa membujuk untuk mengurunkan niatnya untuk terjun dari lantai atas apartemen. Penyelamatan yang berjalan secara dramatis itu akhirnya sukses.
"Alhamdulilah korban bisa diselamatkan. Aman semua," katanya.
Frustasi Ribut Sama Istri
Badru sebelumnya juga menceritakan detik-detik penyelamatan terhadap WNA yang nyaris bunuh diri dengan cara loncat dari lantai 8 apartemen di kawasan Kembangan.
Dia menceritakan saat petugas menerima laporan terkait adanya pertengkaran antara pasangan suami istri (pasutri) di apartemen itu. Laporan itu diterima petugas pada pukul 20.00 WIB.
Aksi percobaan bunuh diri WNA itu terjadi setelah terlibat pertengkaran dengan sang istri. Diduga, pria WNA itu frustasi setelah bertikai dengan istri hingga berniat melompat dari lantai 8 apartemen itu.
"Dia berantem sama istrinya frustrasi. Istrinya kabur dr situ mungkin sebelumnya ada debat. Jadi frustrasi dan mencoba bunuh diri lompat dari lantai 8,” kata Badru saat dikonfirmasi, Kamis.
Berita Terkait
-
Frustasi Gegara Ribut dengan Istri, WN Korea Nyaris Bunuh Diri Loncat dari Lantai 8 Apartemen di Kembangan
-
Diduga Stres Masalah Keluarga, Siswi SMA Nekat Melompat dari JPO Mal di Jakarta Barat
-
Hujan Guyur Jakarta Sore Ini, Jalan di Kembangan Tergenang
-
Kasus Wartawan Disuruh Ngomong Sama Pohon, Kini Anggota Polsek Metro Kembangan Diperiksa Propam
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Transformasi Digital BRI Dongkrak Transaksi QRIS hingga Rp30,5 Triliun
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove untuk Pulihkan Pesisir di Jawa Barat
-
Tolak Rencana Pembatasan Kadar Nikotin dan Tar, APTI Minta Perlindungan Presiden