SuaraJakarta.id - Partai Demokrat menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Kamis (15/9/2022). Pekikan "Presiden" bergema saat Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memasuki lokasi acara.
"Presiden!" pekik para kader bergantian menyambut AHY yang dibalas senyuman oleh putra sulung Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.
Dalam kesempatan lain, Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Demokrat, Herzaky Mahendra Putra mengatatakan, pihaknya tak mau berandai-andai terkait sosok yang akan maju sebagai calon presiden 2024 dari Partai Demokrat.
Meski demikian, Herzaky meyakini kader di daerah akan memilih AHY untuk maju sebagai calon presiden dari partai berlambang Mercy tersebut.
"Kami enggak mau berandai-andai kita tunggu saja aspirasinya. Tapi Insya Allah, teman-teman di daerah, yang kami tahu aspirasinya mas AHY (jadi calon presiden)," ujar Herzaky.
Sindir Pemerintah soal BLT
Sementara itu, AHY menyindir langkah pemerintah Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang mengeluarkan kebijakan Bantuan Langsung Tunai atau BLT kekinian untuk mengganti harga BBM yang naik.
Awalnya ia membahas soal empat pilar pembangunan yang pernah dilakukan kepemimpinan Demokrat atau ketika SBY berkuasa. Pilar pertama yakni, Proverbs yakni di mana pertumbuhan ekonomi terus ditingkatkan.
Kemudian yang kedua, Projobs, di mana lapangan kerja dibuka seluas-luasnya. Lalu yang ketiga yakni Propoor, di mana ketika itu kaum miskin diklaim banyak dibantu, yakni dengan berbagai program salah satunya Bantuan Langsung Tunai (BLT).
Baca Juga: Utang Negara Pemerintahan Jokowi Tembus Rp7.100 Triliun, AHY: Kasihan Pemerintah Selanjutnya
"Propoor kaum miskin dibantu, itulah mengapa ada subsidi ada BLT bukan untuk menghambur-hamburkan uang," kata AHY.
Ia mengatakan, ketika rezim SBY program BLT banyak dihina dan diremehkan. Program tersebut dianggap hanya untuk menghambur-hamburkan uang.
"Dulu di hina-hina BLT kita, 'apa itu BLT hanya untuk menghambur-hamburkan uang negara?'. Dibilang kita tak punya cara lain. Padahal itulah cara yang bijaksana untuk membantu rakyat miskin, betul?" ujar AHY dalam sambutan di Rapimnas Demokrat.
Ia lantas membandingkan program BLT yang kekinian diterapkan oleh pemerintahan Jokowi. AHY mengaku tak akan mempermasalahkan hal itu, lantaran justru merasa senang kebijakan bagus bisa dilanjutkan.
"Sekarang BLT? Its ok, sesuatu yang bagus kalau dilanjutkan kan gapapa. Ga usah malu-malu juga," sindir AHY.
Lebih lanjut, AHY menjelaskan, soal pilar yang terakhir yakni berkaitan dengan lingkungan. Menurutnya, Indonesia mempunyai potensi, namun lingkungannya tidak boleh dirusak.
Berita Terkait
-
BLT Kesra Juli 2026 Sudah Cair Belum? Ini Klarifikasi dari Pemerintah
-
Teka-teki Reshuffle Kabinet, AHY Akui Demokrat Belum 'Disenggol' Prabowo
-
AHY Bilang Truk Odol Biang Kerok Jalanan Rusak, RI Harus Keluar Duit Rp40 T Setiap Tahun
-
AHY Siapkan Insentif Truk ODOL, Dorong Armada Listrik dan Logistik Lebih Aman
-
Masa Depan Bandara Kertajati di Tangan AHY
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
BRIvolution Reignite Percepat Transformasi dan Perkokoh Kontribusi Danantara untuk Ekonomi Nasional
-
Rekomendasi Tempat Ngopi di Jakarta Selatan, Coffee Tower Selection Hadir di Manhattan Hotel Jakarta
-
Nikmati Weekday Brunch All You Can Eat Mulai Rp150.000 dengan City View di Manhattan Hotel Jakarta
-
KPP Apresiasi BRI, Jadi Bank Terbaik Penyalur KUR Perumahan
-
Transformasi Digital BRI Dongkrak Transaksi QRIS hingga Rp30,5 Triliun