SuaraJakarta.id - Anis (29), salah satu karyawan toko emas Sinar Mas di ITC BSD Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), mengaku masih syok dengan peristiwa perampokan yang menyasar tokonya pada Jumat (16/9/2022) siang.
Bak di film action, Anis menceritakan kronologi perampokan toko emas itu. Saat itu pelaku turun dari eskalator dan langsung beraksi.
"Kejadiannya, orangnya datang turun dari eskalator terus ke sini, langsung nembak mecahin kaca, ambil emas sambil nodong pistol," kata Anis di depan tokonya, Jumat (16/9/2022).
Menurutnya, pelaku tak berbicara sepatah katapun. Hanya menodongkan pistol dan meraup emas dari etalase yang kacanya sudah dipecahkan.
"Pelaku sempat nembak satu kali, langsung ambil perhiasan berupa kalung (emas) 16 karat," paparnya.
Sebelum perampokan terjadi, Anis menyebut sempat ada seorang laki-laki yang datang menanyakan soal keaslian emas dari perhiasan cincin yang dibawa. Tak berselang lama setelah itu aksi perampokan pun terjadi.
"Lima menit sebelumnya ada yang ngecek emas atau bukan, tapi orangnya berbeda. Tapi enggak tahu dia masih berkaitan atau nggak," ungkapnya.
Anis menyebut, saat itu toko emas Sinar Mas tengah sepi. Hanya dijaga tiga karyawan perempuan. Sedangkan karyawan laki-laki tengah menunaikan Salat Jumat.
Anis yang ditodong perampok dengan senjata api, tak bisa berkutik. Dirinya hanya pasrah melihat pelaku meraup emas perhiasan di tempatnya bekerja.
Baca Juga: Emas Berceceran di Lantai, Perampok di ITC BSD Serpong Kabur Lewat Pintu Belakang
"Ada tiga orang (karyawan yang berjaga). Saya panik berdiri aja," katanya.
Dia belum mendapat menaksir kerugian pasti dari perhiasan yang dirampok.
"Ratusan juta mungkin," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, polisi menyebut perampok toko emas di ITC BSD Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), membawa senjata api (senpi) dan menggunakan pakaian serba hitam. Kekinian, pelaku masih diburu.
"Pelaku menggunakan masker warna hitam, topi warna hitam, celana panjang, baju warna hitam dan sarung tangan warna hitam," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan kepada wartawan, Jumat (16/9/2022).
Zulpan mengungkap perampokan toko emas ini terjadi siang tadi sekitar pukul 11.47 WIB. Saat beraksi pelaku sempat melesatkan satu tembakan.
Tag
Berita Terkait
-
Lansia di Cakung Disekap Saat Hendak Salat Zuhur, Emas hingga HP Raib Digondol Perampok
-
Rampok Toko Emas Pakai Senpi Dinas, Briptu MZ Dipecat dari Polda Aceh
-
Rampok Toko Emas Pakai Senjata Organik Polri, Briptu MZ Dipecat Polda Aceh
-
Demi Bayar Pinjol, Pria di Pelalawan Tega Tikam Kasir 22 Kali Tapi Langsung Diringkus Polisi
-
Sandiwara Berdarah di Menteng, Komisaris Wanita Rekayasa Perampokan Demi Habisi Dirut
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar