SuaraJakarta.id - Seorang pelaku penjamberatan bonyok dihajar masa usai kepergok saat menjambret sebuah telepon selular di Jalan Pemancingan 1, Srengseng Kembangan, Jakarta Barat, pada Sabtu (17/9/2022).
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Barat, Kompol M Taufik, mengatakan bandit tersebut berinisial BDS (25). Taufik mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 14.00 WIB.
Dalam perkara ini, ada dua orang pelaku namun satu dari mereka kabur melarikan diri saat rekannya tertangkap.
"Seorang pelaku lainnya masih buron sedang dalam pengejaran petugas," kata Taufik, saat dikonfrimasi, Senin (19/9/2022).
Taufik menjelaskan, kejadian bermula saat korban yang seorang perempuan berinisial N (13) hendak membeli buah untuk temannya.
Korban kemudian langsung dipepet oleh 2 pelaku yang mengendarai sebuah sepeda motor. Tanpa panjang kata, bandit tersebut langsung merampas iPone XR milik N.
Usai merampas selular N, kedua bandit ini melarikan diri kearah Jalan Pemancingan 1. Namun pelariannya dapat dihentikan warga.
"Aksi pelarian pelaku berakhir oleh warga sekitar," jelas Taufik.
Warga yang geram langsung menghadiahi bandit ini dengan bogem mentah. Beruntumg petugas segera tiba dilokasi, sehingga nyawa bandit ini masih dapat diselamatkan.
Saat ini pelaku diamankan di Polsek Kembangan, sementara seorang pelaku berhasil meloloskan diri.
Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, bandit jalanan ini terancam dikenakan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.
Berita Terkait
-
Kabur ke Gorong-gorong saat Dikejar Warga, hingga Rabu Siang Jambret HP di Kebon Jeruk Belum Ditemukan
-
Diburu Warga Kebon Jeruk Semalaman, Jambret Ini Malah Bikin Kaget Gegara Gelantungan
-
Viral Jambret HP di Tebet Saat Live IG, Ini Tampang Terduga Pelaku
-
Kepergok Curi Kotak Amal, Residivis Ini Dihajar Massa
-
Pakaian Dilucuti, Maling Motor Kritis Babak Belur Dimassa di Pasar Lembang Tangerang
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Salah Satu Bupati di Jambi Diduga Palsukan Akta Perusahaan Saat Jadi Notaris
-
Sambut World Ocean Day, Novotel Greater Jakarta Menggelar Ciliwung River Education & Cleanup
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Liburan Sekolah Lebih Ceria bersama SBEC Juniors
-
FIFGROUP Raih Penghargaan CSR Nasional Berkat Program Berkelanjutan dan Berdampak
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi