SuaraJakarta.id - Ratusan warga Jakarta Barat terinfeksi virus Human Immunodeficiency Virus atau HIV. Tercatat ada 351 warga positif mengidap HIV.
Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Jakarta Barat, Sukarno mengatakan, angka tersebut berdasar hasil pemeriksaan 53 ribu warga Jakarta Barat yang diakukan sejak Januari 2022.
"Dari 53 ribu yang di tes yang positif itu 351. Itu hanya Jakarta Barat aja ya," kata Sukarno saat dikonfirmasi, Selasa (20/9/2022).
Sukarno menegaskan bahwa 351 warga Jakarta Barat itu baru terjangkit HIV bukan AIDS. Meski demikian, hal tersebut harus menjadi perhatian semua pihak.
Perhatian semua pihak dibutuhkan lantaran HIV merupakan penyakit menular dan hingga saat ini belum ada obat yang bisa benar-benar menyembuhkan penyakit tersebut.
"Pengobatan seumur hidup, karena kita belum ada obatnya, kalau Covid kan udah ada obatnya, selesai sembuh," ucapnya.
Mayoritas warga yang terjangkit HIV merupakan ibu rumah tangga. Selain itu, warga yang rentan terinfeksi HIV, yakni mereka yang terkena penyakit Tuberkulosis (TB).
Pengetesan HIV, kata Sukarno, menyasar kepada ibu hamil, kemudian pria dan wanita yang memiliki catatan terkena penyakit TB. Serta mereka yang mengalami demam selama 3 bulan, tidak kunjung membaik.
"Ibu rumah tangga kita gak tau seperti apa itu kan survei sosial, tapi antara lain adalah ibu hamil kemudian orang laki maupun perempuan yang kena penyakit TB," tuturnya.
Baca Juga: Kronologi ABG Disekap Germo Selama 1,5 Tahun dan Diperbudak Jadi PSK di Apartemen Jakbar
Meski demikian, Sukarno tidak merinci terkait jumlah warga yang terinfeksi kasus AIDS. Ia mengaku belum mendapatkan angka pasti terkait hal tersebut.
Sukarno memastikan, 351 warga yang terjangkit HIV tersebut sudah menjalani pengobatan di rumah sakit maupun Puskesmas.
"Bagi orang-orang yang terkena HIV saya harapkan juga bisa minum obat secara rutin ke puskesmas yang terdekat karena tidak dijual ke pasaran," tutupnya.
Berita Terkait
-
Polisi Bongkar Laboratorium Narkotika di Semarang, Diduga Sudah Produksi Jutaan Butir dalam 4 Bulan
-
Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng
-
Daya Tampung SMA Negeri Terbatas, DPRD Jakarta Temukan Anak 17 Tahun Belum Pernah Sekolah
-
Tragis! Tak Sempat Lari, Kakek 81 Tahun Tewas Terjebak Kebakaran di Palmerah
-
Gagal Kabur! Polisi Sikat 4 Remaja Pembawa Celurit Saat Bubarkan Tawuran di Cengkareng
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Kebutuhan Lift dan Eskalator Meningkat Seiring Pertumbuhan Properti Modern
-
Lift Rumah Makin Diminati, Hunian Mewah Kini Utamakan Kenyamanan dan Aksesibilitas
-
Mas Dhito Pastikan Pemkab Kediri Siap Kawal Keberhasilan Program Sekolah Rakyat
-
BRI Bantu UMKM "Its Me Time" Asal Sidoarjo Jawa Timur Naik Kelas, Tembus Pasar Global
-
Kenalkan Budaya Betawi Sejak Hari Pertama, MTsN 41 Jakarta Gelar Palang Pintu