SuaraJakarta.id - Pria paruh baya berinisial H (55) melaporkan wanita yang dikenalnya di media sosial ke Polres Metro Jakarta Timur. Ia melaporkan wanita tersebut karena diduga telah menyebarkan video call sex alias VCS.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan menuturkan peristiwa ini bermula tatkala H diajak video call oleh wanita kenalannya di medsos pada Senin (3/10/2022).
"Awalnya korban dan pelaku berkenalan dan berkomunikasi di Instagram. Pelaku meminta untuk melakukan video call dengan korban," tutur Zulpan kepada wartawan, Rabu (5/10/2022).
Saat video call, wanita tersebut meminta H untuk melakukan adegan seksual.
H mengklaim sempat menolak, namun akhirnya mengikuti permintaan wanita tersebut usai dirayu.
"Pelaku memancing korban dengan cara membuka pakaiannya serta melakukan tindakan asusila agar korban bersedia mengikutinya. Korban akhirnya terpancing dengan ajakan pelaku," beber Zulpan.
Tanpa disadari, aktivitas H selama VCS ternyata direkam oleh wanita tersebut. Sampai pada akhirnya videonya disebar ke teman-temannya.
"Korban tidak sadar dirinya direkam oleh pelaku saat korban tidak berpakaian. Rekaman tersebut kemudian disebarkan oleh pelaku ke beberapa teman korban di grup Instagram," jelas Zulpan.
Zulpan mengklaim kasus ini masih ditangani Polres Metro Jakarta Timur. Belum diketahui motif di baliknya.
Baca Juga: Ayu Dewi Minta Video Call Suami Setiap Makan Siang, Regi Datau Jawab Ketus: Untuk Apa?
Berita Terkait
-
Bukan Candaan! Iseng Teror Bom Sekolah Saat MPLS, MY Terancam 20 Tahun Penjara
-
Prabowo Wanti-wanti Masyarakat Tak Mudah Tertipu Konten Medsos: Banyak Pesanan Orang Berduit
-
Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 16 Tahun, Siapkah Orang Tua?
-
Dulu Disekap, Kini Dipolisikan! Karyawan Toko Padel Jaksel Diduga Curi 10 Raket
-
Menolak Main Medsos, Anak Detektif Jubun Ini Pilih Dalami Sains dan Bermimpi Jadi Ilmuwan
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Transformasi Digital BRI Dongkrak Transaksi QRIS hingga Rp30,5 Triliun
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove untuk Pulihkan Pesisir di Jawa Barat
-
Tolak Rencana Pembatasan Kadar Nikotin dan Tar, APTI Minta Perlindungan Presiden