Ronald Seger Prabowo
Rabu, 16 September 2026 | 20:28 WIB
Sampah anorganik seperti botol plastik dan kemasan kini bisa ditukar menjadi air bersih melalui program Sampah untuk Layanan Air Publik (SULAP). [Suara.com/dok]
Baca 10 detik
  • CSR PIK2 meluncurkan program SULAP yang memungkinkan warga menukar sampah anorganik dengan air bersih.
  • Program ini menjangkau delapan wilayah dan membantu warga memenuhi kebutuhan air tanpa harus membelinya.
  • Inisiatif ini berhasil mendorong masyarakat melakukan pemilahan sampah rumah tangga secara mandiri sejak dari rumah.

SuaraJakarta.id - Sampah anorganik seperti botol plastik dan kemasan kini bisa ditukar menjadi air bersih melalui program Sampah untuk Layanan Air Publik (SULAP) yang digagas CSR PIK2 dari Agung Sedayu Group.

Program tersebut menggunakan mekanisme bank sampah. Warga memilah sampah dari rumah, kemudian mengumpulkannya untuk ditukarkan sesuai ketentuan program. Dari sampah yang terkumpul, warga bisa memperoleh air bersih hingga 20 liter.

Salah satu warga, Asih, mengaku terbantu karena tidak perlu membeli air bersih untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

“Alhamdulillah sangat terbantu dengan program ini. Kita tidak perlu beli air bersih karena tinggal tukar dengan sampah-sampah anorganik,” kata Asih.

Menurut dia, air yang diperoleh dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan rumah tangga, mulai dari mencuci, memasak hingga air minum setelah dimasak.

Selain membantu memenuhi kebutuhan air, SULAP mendorong masyarakat memilah sampah sejak dari rumah sehingga sampah yang masih bernilai tidak langsung dibuang.

Program ini menjangkau wilayah Kosambi, Teluknaga, Pakuhaji, Sukadiri, Mauk, Kemiri, Sepatan, dan Sepatan Timur.

Permintaan air dilakukan paling lambat H-2 sebelum distribusi. Penyaluran dibatasi maksimal empat ritase per hari sesuai jadwal yang diumumkan melalui media sosial @csrpik2.

CSR PIK2 juga membuka kesempatan bagi 20 bank sampah pendaftar pertama untuk mengikuti Paket Agen Kemitraan SULAP.

Baca Juga: Jakarta Barat Lawan Bau Sampah Menyengat dengan Teknologi B-8

Melalui program tersebut, sampah rumah tangga tidak hanya dikelola, tetapi juga dikembalikan manfaatnya kepada masyarakat dalam bentuk kebutuhan dasar berupa air bersih.

Load More