SuaraJakarta.id - Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono menilai Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono tidak akan kesulitan menjabat sebagai Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta. Sebab, Heru sudah memiliki pengalaman menjadi Wali Kota Jakarta Utara pada tahun 2014 lalu.
Menurutnya, pengalaman Heru menjadi Wali Kota itu akan sangat membantunya dalam bekerja sebagai Gubernur. Sebab, ia sudah mengetahui terlibat dalam Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta.
"Ada, (latar belakang Heru di Pemprov DKI) sangat membantu," ujar Gembong saat dikonfirmasi, Minggu (9/10/2022).
Heru juga disebutnya sudah mengenal sejumlaj stakeholder terkait yang kerap menjalin kerja sama dengan Pemprov DKI dan memberikan hasil maksimal.
Baca Juga: Kasetpres Terpilih Jadi Pj Gubernur Pengganti Anies, PDIP Minta Heru Segera Petakan Masalah Jakarta
"Dalam konteks menjalankan tugas pokok dan fungsinya sebagai (Pj) Gubernur, latar belakang Pak Heru sebagai Wali Kota (Jakarta Utara) akan menjadi pondasi yang kuat untuk menjalankan tugasnya," urai Gembong.
Tak hanya itu, jabatan Heru sekarang sebagai Kasetpres juga akan semakin mempermudah koordinasi antara Pemprov DKI dengan Pemerintah Pusat.
"Latar belakang Pak Heru sebagai Kepala Sekretariat Kepresidenan itu akan memperkokoh, memperkuat, pondasi (dari) Pak Heru dalam membangun koordinasi dan komunikasi dengan semua pemangku kepentingan," pungkasnya.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengucapkan selamat atas terpilihnya Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono. Ia mengaku percaya Heru yang merupakan pilihan Presiden Joko Widodo bisa menjalankan tugasnya dengan baik.
Heru dipilih oleh tim penilai akhir (TPA) yang beranggotakan perwakilan Menteri dan Kepala Lembaga terkait dari calon Pj Gubernur. Tim ini dipimpin langsung oleh Jokowi.
Baca Juga: Jadi Pengganti Anies di DKI Jakarta, Berapa Gaji Heru Budi Hartono?
"Selamat kepada pak Heru Budi yang mendapatkan amanat untuk menjadi Pj di DKI Jakarta," ujar Anies di stasiun MRT ASEAN, Jakarta Selatan, Jumat (7/10/2022).
Menurutnya, Jokowi beserta TPA sudah menjalankan mekanisme terbaik dalam menentukan nama Pj. Ia yakin Heru dipilih sebagai penggantinya demi kepentingan masyarakat.
"Kami percaya bahwa bapak Presiden mengambil keputusan dengan mempertimbangkan seluruh faktor yang lengkap demi kebaikan bagi masyarakat Jakarta," ucapnya.
Selain itu, ia juga yakin Heru mampu dengan baik mengemban amanat sebagai Pj Gubernur. Apalagi Heru sudah memiliki pengalaman di Pemprov DKI saat menjabat sebagai Wali Kota Jakarta Utara.
"Jadi Saya menaruh rasa hormat kepada proses yang berlangsung, dan kita semua bersykur bahwa akan bertugas adalah orang yang sudah mengetahui juga Jakarta," tuturnya.
"Nah, selebihnya kami ikut dukung siapa pun yang betugas termasuk pak Heru untuk bisa menjalankan tugas-tugasnya dengan baik."
Berita Terkait
-
Belum Lebaran ke Megawati, Jokowi Disebut Masih Komunikasi dengan PDIP Lewat Puan
-
Retreat Gelombang Kedua Digelar Usai Lebaran, Megawati Perintahkan Kepala Daerah PDIP Wajib Ikut
-
Lebaran ke Megawati hingga Jokowi, Didit Disebut Jadi Kekuatan 'Soft Politics' Presiden Prabowo
-
Didit Sowan ke Megawati, Ahmad Basarah Bocorkan Hubungan Rahasia Keluarga Prabowo-Mega
-
5 Momen Hasto Kristiyanto Selama Jadi Tahanan KPK, Terbaru Tolak Dipindah ke Salemba
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Tak Ada Operasi Yustisi, Pemprov DKI Prediksi Jumlah Pendatang Baru Menurun Dibandingkan Tahun Lalu
-
Bakal Ada Dermaga Baru dari PIK, Wisatawan Kepulauan Seribu Diyakini Bakal Meroket
-
Penjualan Mainan Pasar Gembrong Merosot hingga 90 Persen, Pedagang Salahkan Pemerintah
-
Pemprov DKI Ingatkan Pendatang Baru Tak Bisa Langsung Dapat Bansos, Harus Tinggal 10 Tahun Dulu
-
Jakarta Tak Sepi Lebaran Ini, Bang Doel Ungkap Hikmah Tak Terduga