SuaraJakarta.id - Sebanyak 50 RT di kawasan Jakarta Selatan dan Jakarta Timur terendam banjir, Rabu (12/10/2022) hari ini. Data tersebut dikeluarkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta per pukul 06.00 WIB.
Merujuk pada informasi kewaspadaan cuaca ekstrem yang dirilis BMKG untuk periode tanggal 9 sampai 15 Oktober 2022, telah terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang melanda sebagian besar wilayah DKI Jakarta pada Selasa (11/10/2022) kemarin.
Hal itu menyebabkan kenaikan status siaga Bendung Katulampa Siaga 3, Pos Pantau Depok menjadi Siaga 2, dan Pos Pesanggrahan Siaga 3, serta genangan di beberapa titik di wilayah DKI Jakarta.
"Saat ini menjadi 50 RT atau 0,164 % dari 30.470 RT yang ada di wilayah DKI Jakarta," kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji dalam siaran persnya.
Total ada 17 RT di wilayah Jakarta Selatan dan 33 RT di Jakarta Timur yang terendam banjir. Ketinggian banjir mulai dari 40 cm sampai 200 cm.
Menurut Isnawa, pihaknya telah mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah. Tidak hanya itu, personel juga berkoordinasi dengan Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan bersama dengan para lurah dan camat setempat.
"Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," sambungnya.
berikut 17 RT di Jakarta Selatan yang terendam banjir, yakni:
Kelurahan Pejaten Timur
- Jumlah: 6 RT.
- Ketinggian: 90 sampai 190 cm.
- Penyebab: luapan Kali Ciliwung.
Baca Juga: BPBD DKI: Banjir Jakarta di 68 RT Sudah Surut Senin Petang
Kelurahan Rawajati
- Jumlah: 7 RT.
- Ketinggian 80 cm.
- Penyebab: luapan Kali Ciliwung.
Kelurahan Tanjung Barat
- Jumlah: 2 RT.
- Ketinggian 70 cm.
- Penyebab: luapan Kali Ciliwung.
Kelurahan Kebon Baru
- Jumlah: 2 RT.
- Ketinggian 70 cm.
- Penyebab: luapan Kali Ciliwung.
Berikut 33 RT di kawasan Jakarta Timur
Kelurahan Cawang
- Jumlah: 17 RT.
- Ketinggian 40 sampai 220 cm.
- Penyebab: luapan Kali Ciliwung.
Kelurahan Balekambang
- Jumlah: 2 RT.
- Ketinggian: 160 sampai 200 cm.
- Penyebab luapan Kali Ciliwung.
Berita Terkait
-
BPBD Kabupaten Lebak Minta Warga Waspadai Banjir dan Longsor Susulan
-
Pecah Tangis Petani Melon Ratapi Lahan Garapan Terendam Banjir: Semoga Allah Ganti dengan Rezeki yang Lebih Baik
-
Akibat Longsor dan Banjir Bandang Warga di Kecamatan Bayah Terisolasi
-
Rabu Pagi, Puluhan RT Di Jakarta Kebanjiran, Tinggi Air Capai 2,2 Meter
-
Kalbar Dikepung Banjir, Warga Bawa Jenazah Pakai Perahu
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar