SuaraJakarta.id - Usai melaksanakan ibadah Salat Jumat, Anies Baswedan menyantap makan siang terakhirnya di Balai Kota DKI Jakarta pada Jumat (14/10/2022) hari ini. Anies akan mengakhiri masa kepemimpinannya sebagai Gubernur DKI Jakarta pada Minggu (16/10/2022) lusa.
Eks Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu terlihat menyantap makan siang di ruang kerjanya. Terdapat dua menu yang disantap oleh Anies, yakni semur telur, gudeg dan sup ikan Manado.
"My last, ini makan siang di kantor yang penghabisan. Makannya saya bilang tadi penuh, menunya gudeg. Sup ikan manado favorit saya. Kalau gudeg teman masa kecil," kata Anies kepada wartawan.
Anies juga bercerita soal menu makan selama lima tahun berkantor di Balai Kota. Dia mengaku meminta pada anak buahnya untuk dibuatkan daftar makanan yang dijual di sekitar Balai Kota.
"Menunya gonta ganti sih. Jadi gini ceritanya, saya minta dibuatin daftar makanan yang ada di radius 20 menit di sini, sekitar sini. Jadi supaya gampang nyarinya kan. Ternyata 20 menit dari sini banyak sekali," ucap Anies.
Terkadang, Anies juga meminta menu makanan khusus seperti salad. Bahkan, di bagian ruang dapur, menu salad selalu tersedia.
"Tidak selalu menu Indoensia, gonta-ganti Sabang sampai Merauke. Kadang request khusus, sering menu saya hanya salad saja. Jadi selalu di dapur selalu ada salad," sambung dia.
Salat Jumat Terakhir
Anies terpantau melaksanakan salat Jumat terakhirnya di Masjid Fatahillah, Balai Kota DKI Jakarta hari ini. Setelah salat, Anies menyebut momen ini cukup mengesankan.
Baca Juga: Jelang Acara Perpisahan Anies-Riza, Balai Kota DKI Mulai Bersolek, Ini Penampakannya
Diketahui, Masjid Fatahillah mulai dibangun oleh Gubernur pendahulunya, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Peletakan batu pertama atau groundbreaking dilakukan Ahok pada September 2015 lalu.
Dana pengerjaan masjid ini berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2015 dengan nilai Rp18,8 miliar. Selanjutnya, masjid ini diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada Januari 2016.
Anies mengatakan momen salat Jumat baginya selalu mengesankan. Ia pun berharap bisa melakukan salat Jumat di tempat ini lagi ke depannya.
"Mengesankan. Setiap jumatan mah selalu mengesankan. Alhamdullilah hari ini kita bersyukur sekali. Alhamdullilah bisa jumatan sama-sama dan Insyallah nantinya silaturahmi bisa terjaga terus," ucapnya.
Mengenai rencananya pekan depan ketika tak lagi menjabat sebagai Gubernur, Anies mengaku belum tahu apakah akan salat Jumat di masjid Fatahillah lagi atau tidak. Ia mengaku kerap melakukannya di tempat lain jika ada acara di luar Balai Kota.
"Ya belum tahu dong. Kan kalau hari jumat tidak selalu jumatan di sini. Kalau lagi di lapangan saya ini sekalian. Alhamdulillah lancar mudah-mudahan nanti ya," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Mas Dhito Komitmen untuk Membantu Petani Melalui Kerja Sama dengan Pertamina dan PLN
-
Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB Expo 2026 Hadirkan Promo Kredit Kendaraan dengan Suku Bunga 1,80%
-
Mantri BRI Hadir di Wilayah 3T, Ini Dedikasi Eka Layani Warga Kabupaten Banggai Kepulauan
-
FIFGROUP Gaungkan 'Perempuan Berperan' di Car Free Day, Dorong Kesetaraan Gender dan Hidup Sehat
-
BRI Tegas Menolak Berbagai Bentuk Penyimpangan yang Merugikan Negara dan Masyarakat