SuaraJakarta.id - Badan Musyawarah Betawi menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Jakarta Anies Baswedan karena dinilai telah menciptakan suasana kota kondusif di Ibu Kota.
"Atas nama masyarakat Betawi, kami selaku tuan rumah di Jakarta menyampaikan terima kasih kepada Pak Anies. Di era Pak Anies, Jakarta damai dan harmoni. Tidak ada satu pun kelompok masyarakat yang didiiskriminasi. Hari ini pak Anies meninggalkan Balai Kota. Banyak warisan yang beliau berikan untuk warga Jakarta, termasuk dalam kemajuan kebudayaan Betawi," kata Ketua Umum Bamus Betawi Riano Ahmad di Jakarta, hari ini.
Ia menyebut selama pemerintahan Anies, masyarakat Betawi merasakan Jakarta sebagai kota yang kondusif dan ramah terhadap semua suku di Indonesia, dengan gaya kepemimpinannya yang disebutnya berhasil menjaga persatuan, keberagaman dan menghadirkan keadilan bagi seluruh warga.
Riano menyebut selama pemerintahan era Anies, kebudayaan Betawi begitu banyak kemajuan dan komitmen Anies terhadap masyarakat Betawi juga dibuktikan dengan prioritas Pemprov DKI yang selalu mendukung kegiatan kesenian serta kebudayaan.
"Yang saya rasakan, berdasarkan kegiatan yang kita punya, banyak kegiatan Betawi di era pak Anies. Banyak festival dan pelestarian kebudayaan Betawi yang beliau dukung sehingga, tidak ada lagi orang Betawi yang merasa jadi penonton di rumah sendiri," katanya.
Salah satu program Pemprov DKI dalam memperhatikan kebudayaan Betawi yakni melakukan pengembangan di Setu Babakan yang menjadi Kampung Betawi, Taman Benyamin Sueb, hingga pengembangan atau revitalisasi Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki.
"Ini menunjukkan, betapa besarnya perhatian pak Anies untuk meningkatkan posisi Jakarta sebagai kota seni budaya, bukan saja di Indonesia tetapi juga level dunia," ucap Riano.
Selanjutnya, kata dia, Anies juga memprakarsai revitalisasi Kota Tua dan dinamai menjadi Batavia yang merupakan nama masa kolonialnya.
Tidak hanya itu, Anies membuat Keputusan Gubernur untuk mengubah 32 nama jalan hingga gedung di Jakarta dengan nama tokoh Betawi.
Baca Juga: Girang Sekali Anies Baswedan Lengser, Denny Siregar: Jakarta Bersih Lagi, Semoga Nggak Kembali!
Menurutnya, kebijakan untuk mengabadikan tokoh Betawi menjadi nama jalan sebagai bentuk penghormatan untuk mengenang kontribusi besar para pahlawan-pahlawan lokal Betawi.
"Tentu, ini adalah sebuah kehormatan dan kebanggaan besar buat kami masyarakat Betawi," katanya.
Yang tidak kalah menarik, lanjutnya, Anies menggratiskan Pajak Bumi dan Bangunan bagi rumah warga yang memiliki nilai jual objek pajak di bawah Rp2 miliar.
"Bagi kami warga Betawi ini sangat membantu meringankan beban masyarakat. Karena penduduk Jakarta tidak hanya diisi oleh mereka yang berekonomi menengah ke atas, tetapi banyak juga warga yang berekonomi menengah ke bawah," kata mantan Ketua Komisi A DPRD DKI periode 2014-2019 itu.
Riano menambahkan kebijakan Anies yang paling dirasakan oleh warga adalah membuka kembali jalan kawasan Sudirman-Thamrin untuk kendaraan motor roda dua.
"Sebelumnya Jalan Sudirman-Thamrin tidak boleh dilewati motor. Itu sangat merepotkan, karena kalau motor dilarang jalan di situ, teman-teman ojek daring juga kehilangan potensi pendapatannya. Alhamdulillah, oleh Pak Anies kemudian (motor) diperbolehkan lagi," kata Riano.
Berita Terkait
-
Bukan Joget Gemoy, Begini Strategi Alvin Tedjo Menang Pemilu di Kanada: Mirip-mirip Anies Baswedan
-
Anies Masuk 3 Besar Survei IPO Pilpres 2029, NasDem: Pemilu Masih Jauh
-
Nobar Film Bapak Paling Jujur, Anies Baswedan Bicara soal Integritas hingga Sentilan Politik
-
Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
-
Penantian Panjang Warga Jakarta Berakhir, Masjid Apung Ancol Resmi Berdiri
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
BWH Hotels Satukan Portofolio Global WorldHotels, Hadirkan Pengalaman Menginap Khas di Indonesia
-
BRI Permudah Persetujuan Transaksi Bisnis Kapan Saja Lewat Qlola Mobile
-
BRI Kartu Kredit & Kartu BRI Debit Promo Spesial Sumpah Pemuda, Ada Cashback & Diskon Belanja Hemat
-
Belajar Geologi Tak Cukup dari Buku, Mahasiswa UGM Bedah Sampel Batuan Proyek Huu
-
Polda Metro Jaya Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald