SuaraJakarta.id - Densus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap seorang aparatur sipl negara (ASN) berinisial S terkait dugaan terorisme di Sampang, Madura. Terduga teroris itu ditangkap pada 13 Oktober 2022.
Kapolres Sampang AKBP Arman menjelaskan ASN tersebut merupakan terduga teroris jaringan Jamaah Islamiyah (JI) Madura, Jawa Timur. Pelaku merupakan guru SDN Rongtengah 5 sejak 2017
"Jadi yang bersangkutan ini merupakan pengurus Jamaah Islamiah Koordinator Daerah di Pulau Madura, Jawa Timur," katanya dalam keterangan pers di Sampang, Jawa Timur, Senin (17/10/2022).
"Berdasar hasil pemeriksan yang bersangkutan diangkat menjadi Bendahara JI pada 2020," ungkap Arman.
Arman menjelaskan, guru SD tersebut ditangkap Densus 88 di sekitar area Monumen Kota Sampang pada tanggal 13 Oktober 2022 sekitar pukul 17.30 WIB.
Keesokan harinya, Densus 88 menggeledah rumah kontrakan S di Jalan Merapi Sampang.
"Saat penangkapan dan penggeledahan, beberapa personel Polres Sampang dan Polsek Kota Sampang melakukan pengamanan, serta saat penggeledahan disaksikan pengurus RT setempat," tuturnya.
Sementara itu, rekan sejawat tidak menduga S terlibat jaringan terorisme karena selama ini dikenal santun dan disiplin.
"Kami para guru di sini kaget, saat ada kabar yang bersangkutan ditangkap Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri karena terlibat jaringan terorisme karena ia sangat sopan, disiplin, dan menjadi teladan bagi guru-guru lain di sekolah ini," kata Kepala SDN Rongtengah 5 Surati.
Baca Juga: Kemarin Seorang PNS Guru SDN di Sampang Ditangkap Diduga Terlibat Jaringan Terorisme
Berita Terkait
-
Menemukan Ruang Ternyaman di Ujung Timur Madura: Menyusuri Wisata Kota Sumenep
-
Nenek Lahir di Jakarta, Eks Anak Asuh Giovanni van Bronckhorst Siap Bela Timnas Indonesia
-
Persebaya Dipecundangi Madura United, Bernardo Tavares Semprot Wasit dan VAR
-
MU Waspadai Efek Kejut Persebaya Surabaya Usai Dibantai Persija Jakarta
-
Krisis Pemain Jelang Derbi Suramadu, Persebaya Surabaya Siapkan Kejutan Taktik
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
7 Sepatu Lari Tanpa Tali yang Praktis untuk Lari Sore, Tinggal Pakai Langsung Jalan
-
Anniversary Merlynn Park Hotel: 16 Years of Transformation Hospitality Beyond Excellence
-
Viral Visual Balita di Kemasan: Salah Tafsir atau Kurang Memahami Konteks?
-
Jangan Asal Nyaman, Ini 7 Sepatu Lari yang Direkomendasikan untuk Cegah Cedera
-
Guru Besar Universitas Jayabaya Desak Revolusi Hukum Kepailitan Demi Ekonomi Nasional