SuaraJakarta.id - Lari atau running biasanya menjadi opsi bagi para pemula yang ingin berolahraga atau melakukan aktivitas fisik. Selain bisa menurunkan berat badan, olahraga lari sebagai kardio juga mampu mengurangi risiko penyakit jantung, membakar lemak hingga mencegah penuaan dini. Lari adalah olahraga yang mudah dan murah karena bisa lakukan kapanpun dan dimanapun.
Meski sekilas terdengar mudah, lari memerlukan niat dan persiapan. Terlebih jika Sobat Shopee sebelumnya tidak terbiasa berolahraga. Apa saja yang harus diperhatikan saat memulai olahraga lari untuk pemula? Simak artikel dibawah ini.
Tips-tips Olahraga Lari untuk Pemula
1. Gunakan Sepatu Running Terbaik
Banyak orang yang berlari dengan sepatu seadanya atau berlari dengan sepatu apa saja yang mereka miliki. Padahal penggunaan sepatu running yang keliru dan teknik berlari yang kurang tepat bisa menjadi penyebab cedera saat lari. Setiap orang punya style berlari yang berbeda. Pronasi atau gerakan mengayuh dari telapak saat berlari pada beberapa orang bisa kurang atau malah berlebihan.
Untuk itu, ada beberapa sepatu running yang memang dirancang secara khusus untuk orang-orang tersebut agar bisa terhindar dari potensi cedera. Sepatu lari yang tidak tepat juga bisa membuat kamu merasa nyeri saat bergerak. Jadi, sebagai pemula agar motivasi untuk lari tetap terjaga, sebaiknya gunakanlah sepatu running terbaik dan sesuai untuk kamu.
2. Pilih jogging track yang aman
Jika kamu tidak berlari di treadmill dan memilih berlari di luar ruangan (outdoor), kamu perlu memilih tempat lari (jogging track) yang aman agar terhindar dari risiko kecelakaan. Sebelum mulai berlari, pastikan kamu telah memetakan rute-rute yang aman dilalui dan bebas dari padatnya lalu lintas. Sebagai permulaan, kamu bisa memilih rute jogging di sekitar area tempat tinggal atau kompleks perumahaan yang biasanya minim lalu lalang kendaraan bermotor.
Agar lebih semangat, kamu bisa Berlari dengan pasangan atau teman yang tingkat kemampuan larinya sama denganmu.Kamu juga bisa berlari di taman kota yang mempunyai lintasan lari khusus di dalamnya.Tapi jika kondisi cuaca tidak mendukung seperti hujan atau kamu sedang malas keluar rumah, kamu bisa berlari di treadmill (indoor) yang intensitasnya bisa kamu atur sesuai kemampuan.
Baca Juga: Rekor MURI Jogging Track Tertinggi Ada di Hotel Aruss Semarang
3. Buat rencana latihan lari
Rencana atau strategi latihan perlu dirancang secara rinci. Meski tak semua orang punya plan yang disiplin, lari yang terprogram dengan tepat bisa sangat bermanfaat untuk mengetahui dan meningkatkan progress latihan kamu. Dengan strategi latihan, kamu bisa memantau kecepatan lari, jarak, waktu tempuh dan lainnya. Jadi, porsi latihan bisa ditingkatkan secara bertahap sehingga secara tidak langsung pencapaian kamu akan terlihat dan rasa percaya diri untuk terus berolahraga juga meningkat.
Tak hanya mencatat jarak tempuh, durasi dan kecepatan, kamu juga bisa merencanakan frekuensi, rute dan asupan makanan baik sebelum dan setelah lari. Selain menulis catatan harian terkait latihan, bergabung dengan komunitas lari di kotamu juga bisa jadi pilihan supaya komitmen kamu untuk berlari rutin tetap terjaga.
4. Jangan lari terburu-buru
Sebagai seorang pemula yang sebelumnya jarang berlari, kondisi fisik kamu masih belum terbiasa. Jadi, langsung melakukan lari secara terburu-buru dengan jarak jauh bisa membuat kamu cedera. Tentunya hal ini harus dihindari karena tujuan berlari adalah untuk membuat kamu jadi lebih sehat dan fit, bukan sebaliknya. Sebaiknya, jangan langsung berlari jauh atau terburu-buru ingin sampai garis finis, tapi kamu bisa meningkatkan durasi dan jarak tempuh secara bertahap.
Meski mungkin kamu sanggup berlari lebih jauh dengan durasi lebih cepat, sebaiknya hal ini kamu hindari karena bisa menyebabkan kelelahan nantinya. Selalu mulailah dengan lari yang ringan dan tingkatkan durasi serta kecepatan secara perlahan-lahan. Saat tubuh sudah terasa siap dengan intensitas lari yang lebih tinggi, kamu bisa menambah tempo berlari.
Berita Terkait
-
Sempat Dikira Maskeran, Ternyata Wajah Wanita Ini Terbakar gegara Bersepeda dari Jakarta ke Lombok
-
Ballon d'Or 2022; Courtois Kiper Terbaik, Gavi Raih Trofi Kopa
-
Alexia Puttelas Kembali Menjadi Pesepakbola Wanita Terbaik
-
Karim Benzema Raih Penghargaan Pemain Terbaik Eropa
-
Menpora Sebut Stadion GBT Perlu Perbaikan Pada Rumput Lapangan
Terpopuler
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Apa Manfaat dari Bedak Marcks? Kenali 5 Fungsi dan Keunggulan Variannya
- 7 Moisturizer Mengandung Formula Anti-aging untuk Wajah Kencang dan Awet Muda
- Wacana Gaji ASN Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih Dinilai Sebagai Langkah Mundur
- Urutan Skincare Malam Wardah Advance untuk Kencangkan Kulit Wanita Usia 50 Tahun
Pilihan
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
-
Singapura Bongkar 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla, Ini Daftar Lengkapnya
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
Terkini
-
Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta
-
UMKM Binaan Astra Catat Transaksi Ekspor Rp400 Miliar, Bidik Pasar Global
-
BRI Peduli Perkuat Akses Infrastruktur Desa Kemang Lewat Jembatan Gantung
-
Buka Peluang Bagi Pedagang Baru, Mas Dhito: Pasar Ngadiluwih Beroperasi 24 Jam
-
Dampingi Menko Pangan Cek Operasional Kopdes, Mas Dhito Kawal Kelengkapan Administrasi