SuaraJakarta.id - Sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana Brigadir J kembali di gelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, pada Selasa (25/10/2022) hari ini. Agenda sidang pemeriksaan sebanyak 12 saksi oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan duduk sebagai terdakwa Bharada E.
Lokasi PN Jakarta Selatan pun kembali dilakukan penjagaan oleh sejumlah anggota polisi selama persidangan berlangsung. Adapun menjadi sorotan area depan pintu masuk PN Jakarta Selatan pun banyak sejumlah karangan bunga.
Karangan bunga itu berisi mendesak agar pengusutan kasus pembunuhan Brigadir J dapat diungkap seadil adilnya. Simbol bunga yang digunakan sangat bisa diartikan sebagai lambang duka atas kejadian seperti ini.
Ada juga karangan bunga yang berisi dukungan terhadap Bharada E. Salah satunya ucapan dari fans Bharada Eliezer universal.
Adapun isi dari karangan bunga itu "kami para fans Bharada E universal, kami tetap mendukungmu dan selalu mendoakan mu yang terbaik,"
" Stay honest cad, tegakkan kebenaran #SaveBharada E #brigadir J cheers for icad,"isi karangan bunga
Sebelumnya, Richard selaku terdakwa sudah tiba di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sekitar pukul 08.32 WIB. Richard tiba menggunakan mobil tahanan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.
Pantauan Suara.com, dia dikawal ketat oleh sejumlah Jaksa, polisi hingga tim pendamping dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Bharada E tampak menggunakan rompi merah tahanan Kejaksaan Agung RI.
Richard tidak mengucapkan sepatah katapun ke arah awak media yang ada di lokasi. Diketahui, hari ini Bharada E akan menjalani persidangan dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi.
12 Saksi Dihadirkan
Baca Juga: Kamaruddin Simanjuntak ungkap Putri Candrawathi Terlibat dalam Penembakan Brigadir J
Sebagai informasi, Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang menyidangkan perkara pembunuhan Brigadir Yosua dengan terdakwa Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E, meminta agar jaksa menghadirkan 12 orang saksi ke persidangan.
Dari 12 saksi yang diminta hakim untuk dihadirkan, diantaranya merupakan keluarga Brigadir Yosua. Mereka adalah Samuel Hutabarat, Rosti Simanjuntak, Marezal Rizky, Yuni Artika hutabarat, Devianita Hutabarat, Novitasari Nadea, Rohani Simanjuntak, Sanggah Parulian, Rosline Emika Simanjuntak, Indrawanto Pasaribu, dan Vera Mareta Simanjuntak.
Rayfa Haidar Utomo
Berita Terkait
-
Kamaruddin Simanjuntak ungkap Putri Candrawathi Terlibat dalam Penembakan Brigadir J
-
4 Bukti Brigadir J Perkosa Istri Ferdy Sambo Diungkap ke Publik, Febri Diansyah Ungkap Hasil Forensik Putri Candrawati
-
Marah Dituduh Bikin Istri Sambo Sakit, Curhatan Brigadir J ke Pacar Lewat Telepon: Kurang Ajar Orang Ini!
-
Cerita Sedih Adik Brigadir J Dilarang Polisi Pangkat Kombes untuk Lihat dan Angkat Pakaian Kakanya
-
'Omong Kosong' Kamaruddin Simanjuntak Tegaskan Tindak Pidana Pelecehan Brigadir J kepada Putri Candrawathi Telah SP3
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
FIFGROUP Raih Penghargaan CSR Nasional Berkat Program Berkelanjutan dan Berdampak
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi
-
Spesifikasi dan Harga AirPods 4 Terbaru Evolusi TWS Open-Ear Terbaik Apple
-
Gemakan Menuju Indonesia Bangkrut, Mahasiswa Gelar Aksi di Bundaran HI
-
Pemuda Bayar Motor Rp12 Juta dengan Uang Palsu, Modusnya Terbongkar dalam Hitungan Menit